Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas lewat Pembinaan Terintegrasi
- 05 Mar 2026 00:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
REI.CO.ID, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Dengan cara melalui pembinaan terintegrasi, salah satunya melalui ajang SMEXPO Ramadan 2026 bertema “Energi Untuk Melangkah Penuh Harapan”.
Kegiatan yang berlangsung pada 2–6 Februari 2026 di Lobby Grha Pertamina, Jakarta, tersebut menghadirkan 20 UMKM binaan dari berbagai sektor. Seperti fesyen, makanan dan minuman, hingga kriya yang dinilai potensial memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
"Ajang tersebut menjadi momentum bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas pasar. Dengan adanya pameran, UMKM bisa mendapatkan penjualan, ada peningkatan pendapatan, dan pekerja mereka ikut terhidupi,” ujar VP CSR & SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto, saat ditemui di Jakarta, Rabu, Februari 2026.
Selain pameran tematik, Pertamina juga menjalankan program UMK Akademi sebagai payung besar pembinaan berkelanjutan bagi UMKM binaan. Melalui program tersebut, UMKM mendapatkan inkubasi dan pendampingan mulai dari tahap awal usaha hingga mampu berkembang dan berdaya saing.
Pertamina juga memfasilitasi berbagai kebutuhan legalitas dan sertifikasi, seperti sertifikat halal, PIRT, BPOM, hingga sertifikasi untuk ekspor. Sejumlah UMKM binaan bahkan telah difasilitasi mengikuti pameran internasional di Korea Selatan, Dubai, dan China guna memperluas akses pasar global.
“Kami juga membawa UMKM binaan ke pameran internasional. Bahkan ada pameran di Indonesia tetapi pasarnya untuk luar negeri,” kata Rudi.
Selain itu, Pertamina mengembangkan program Pertapreneur Aggregator yang ditujukan bagi UMKM unggulan. Dalam program tersebut, UMKM diseleksi secara ketat dari puluhan ribu mitra binaan.
Sebanyak sekitar 750 UMKM masuk dalam ekosistem pembinaan dan kemudian disaring menjadi 10 terbaik. Salah satunya untuk mendapatkan mentoring intensif serta dukungan alat produksi sesuai kebutuhan.
Salah satu mitra binaan, Sisi Vangelina, pemilik MiMoms Cook asal Depok, mengaku terbantu dengan keikutsertaannya dalam SMEXPO Ramadan 2026. Ia mengatakan dapat fokus menyiapkan produk tanpa memikirkan biaya sewa stan dan perlengkapan.
Ia juga menyebut telah difasilitasi untuk memperoleh sertifikasi halal dan HACCP, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produknya. Selama Ramadan, ia mencatat tren penjualan meningkat dan berharap mereknya semakin dikenal luas.
Hal serupa disampaikan Hilda Pratya, pemilik Midstory asal Cibubur yang memproduksi bakso beku dan sosis rumahan. Ia menyebut penjualan selama Ramadan meningkat hingga 50 persen atau hampir dua kali lipat dibanding hari biasa.
"Dukungan Pertamina tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga memperbaiki manajemen bisnis dan memperluas jaringan. Saya sebelumnya menjalankan usaha bersama suami, kini sudah punya karyawan," ucapnya.