RRI Komitmen Jadi Radio UMKM Sejak 2023

  • 24 Nov 2025 23:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo memaparkan komitmen RRI dalam memperkuat pemberitaan dan promosi UMKM nasional sejak 2023. Ia menegaskan RRI telah mendeklarasikan diri sebagai Radio UMKM untuk memperluas ekosistem UMKM hingga pelosok.

“Sejak 2023 RRI meningkatkan intensitas program UMKM,” kata Hendrasmo dalam RDP bersama Komisi VII DPR RI, Senin (24/11/2025). Ia menyebut deklarasi Radio UMKM menjadi langkah memperkuat jangkauan dan peran lembaga penyiaran publik.

Hendrasmo menyampaikan ribuan siaran UMKM telah tayang melalui Pro 1, Pro 2, Pro 3, dan Pro 4. Program tersebut mencakup dialog, talkshow, hingga edukasi bisnis bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.

“Kami sudah menayangkan 1.403 siaran UMKM di Pro 1 tahun ini,” ujar Hendrasmo. Ia menambahkan konten motivasi dan edukasi UMKM juga diputar rutin di seluruh satuan kerja RRI.

Hendrasmo menegaskan pemberitaan UMKM di portal rri.co.id mencapai lebih dari 24 ribu artikel sepanjang 2025. Ia menyebut eksposur itu meningkat signifikan dari Januari hingga Oktober.

“Eksposur pemberitaan UMKM di RRI terus meningkat setiap bulan,” ucap Hendrasmo. Ia juga menjelaskan kanal UMKM di aplikasi RRI Digital kini memuat ribuan pelaku usaha.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty menilai penguatan peran RRI, TVRI, dan Antara penting untuk mendukung UMKM dan ekonomi kreatif nasional. Ia menyebut lembaga penyiaran publik kini memikul peran strategis di tengah persaingan media digital.

“Rapat ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kontribusi lembaga penyiaran publik,” kata Evita. Ia menegaskan peran penyiaran publik harus berkembang dari sekadar penyampai informasi menjadi motor promosi UMKM.

Evita menyoroti tantangan dalam pemanfaatan ruang siar dan platform digital yang belum merata. Ia menyebut visibilitas produk lokal masih terbatas karena kesenjangan infrastruktur dan integrasi data.

“Keterbatasan integrasi data dan kurasi konten masih menghambat pemasaran produk UMKM,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi antarlembaga dan inovasi program dapat diperkuat untuk memperluas dampak UMKM di seluruh Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....