PNBP Kemkomdigi Tercatat Tetap Tinggi di tengah Efisiensi Anggaran
- 02 Sep 2026 09:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus menunjukkan kontribusi besar terhadap penerimaan negara. Hal ini terlihat di tengah tren efisiensi anggaran yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, kebijakan pengetatan anggaran tidak mengganggu pencapaian kinerja kementerian. Termasuk dalam menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Anggaran kita memang menunjukkan tren efisiensi yang kua. Namun insyaallah nanti pencapaiannya tidak terganggu,” ujar Meutya dalam keterangannya, Rabu, 2 September 2026.
Data Kemkomdigi menunjukkan realisasi PNBP mencapai Rp26,52 triliun pada 2023. Jumlah tersebut meningkat menjadi Rp30,68 triliun pada 2024 dan tercatat sebesar Rp29,3 triliun pada 2025.
Sementara pada 2026, setoran PNBP ke kas negara hingga saat ini telah mencapai Rp16,8 triliun. Kemkomdigi memproyeksikan penerimaan hingga akhir tahun dapat mencapai Rp26 triliun, melampaui target sebesar Rp25,65 triliun.
Peningkatan penerimaan negara tersebut terjadi di tengah penurunan alokasi anggaran kementerian. Anggaran Kemkomdigi tercatat sebesar Rp15,8 triliun pada 2023 dan sempat meningkat menjadi Rp19,6 triliun pada 2024.
Namun, alokasi anggaran kemudian disesuaikan menjadi Rp11 triliun pada 2025 dan Rp10 triliun pada 2026. Untuk 2027, pagu anggaran Kemkomdigi ditetapkan sebesar Rp11,52 triliun.
Di sisi lain, porsi izin penggunaan kembali PNBP oleh Kemkomdigi justru terus mengalami penurunan. Porsinya tercatat sebesar 30,05 persen pada 2023 dan 28,88 persen pada 2024.
Persentase tersebut kemudian turun signifikan menjadi 5,58 persen pada 2025 dan 5,39 persen pada 2026. Pada 2027, porsi penggunaan kembali PNBP diproyeksikan berada di kisaran 3 persen.
Selain penerimaan negara, Kemkomdigi juga mencatat tren positif dalam penyerapan anggaran. Realisasi anggaran meningkat dari 89,84 persen pada 2023 menjadi 92,65 persen pada 2024 dan mencapai 94,95 persen pada 2025.
“Untuk 2026, penyerapan anggaran hingga 28 Agustus telah mencapai 60,49 persen. Yakni, dengan target realisasi hingga akhir tahun sebesar 95 persen,” ucap Mautya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail mengatakan pagu anggaran 2027 sebesar Rp11,517 triliun. Dan akan digunakan untuk mendukung penguatan infrastruktur digital, ekosistem dan ruang digital, komunikasi publik dan media, serta dukungan manajemen.
Kemkomdigi juga mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp3,23 triliun untuk memenuhi kebutuhan riil anggaran 2027. “Karena kebutuhan anggaran mencapai Rp14,753 triliun, termasuk mendukung sejumlah program prioritas nasional dan operasional lembaga kuasi publik,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....