Ekspor Produk Perikanan Indonesia ke Jepang Capai USD589,86 Juta
- 24 Agt 2026 13:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ekspor produk perikanan Indonesia ke Jepang pada 2025 mencapai USD279 juta atau naik 6,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
- Pada periode Januari-Juni 2026, nilai ekspor produk perikanan Indonesia tercatat sebesar USD279 juta dengan komoditas utama berupa udang dan ikan beku.
RRI.CO.ID, Tokyo – Ekspor produk perikanan dari Indonesia ke Jepang terus menunjukkan tren positif. Menurut data Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo, ekspor produk perikanan Indonesia pada 2025 mencapai USD589,86 juta.
Ini merupakan kenaikan 6,5 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kemudian pada periode Januari-Juni 2026, nilai ekspornya mencapai USD279 juta dengan komoditas utama yaitu udang dan ikan beku.
Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, menegaskan Indonesia sebagai negara maritim memiliki sumber daya laut yang melimpah. “Produk perikanan Indonesia merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan di pasar Jepang,” ujarnya, Senin, 24 Agustus 2026.
Indonesia juga terus memperkuat promosi produk perikanan dan kelautannya di pasar Jepang. Salah satunya dengan berpartisipasi pada The 28th Japan International Seafood & Technology Expo (JISTE) 2026 di Tokyo, 19-21 Agustus 2026.
Paviliun Indonesia pada ekspo tersebut menampilkan 14 pelaku usaha sektor perikanan nasional dengan produk-produk unggulannya. Di antaranya tuna fillet segar dan beku, tuna kaleng, udang, gurita, ikan layur, serta kepiting.
Melalui kegiatan tersebut, mereka dapat memperluas jejaring bisnis serta menangkap peluang kerja sama dengan pelaku industri seafood mancanegara. Hal ini sejalan dengan posisi Jepang sebagai salah satu pasar utama produk perikanan nasional.
Dubes Kartini mengatakan ajang ini menjadi momentum strategis untuk mengoptimalkan protokol perubahan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). “Skema ini memberikan fasilitas tarif nol persen untuk produk perikanan tertentu,” ucapnya.
Kartini berharap melalui mekanisme tersebut, daya saing produk Indonesia akan semakin meningkat. “Apalagi di Jepang yang telah menjalin hubungan diplomatik dengan negara kita selama hampir 70 tahun,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....