Indonesia dan Jepang Jalin Kerja Sama Teknologi Persinyalan Kereta Api
- 10 Agt 2026 14:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia dan Jepang memperkuat kerja sama teknologi telekomunikasi dan persinyalan untuk mendukung transportasi perkeretapian di Tanah Air.
RRI.CO.ID, Tokyo – Indonesia dan Jepang meningkatkan kerja sama pengembangan teknologi telekomunikasi dan persinyalan untuk transportasi perkeretapian di Tanah Air. Ini diwujudkan melalui penandatanganan Head of Agreement antara PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) dan Nippon Signal Co., Ltd.
Hal itu dilakukan di Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo, disaksikan Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir. Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan standar keselamatan sekaligus memodernisasi sistem perkeretaapian di Indonesia.
Penendatanganan HoA merupakan salah satu kegiatan PT MITJ Business Matching Forum yang digelar perusahaan itu bersama KBRI Tokyo. Forum tersebut mempertemukan PT MITJ dan mitranya, PT Duta Sarana Perkasa, dengan lebih dari 10 perusahaan Jepang.
Tujuannya untuk menjajaki kerja sama proyek precast tunnel Segment MRT Jakarta Fase 3 jalur timur-barat. Kolaborasi yang dijajaki mencakup industri beton pracetak (precast), kawasan berbasis transportasi (transit oriented development/TOD), serta teknologi perkeretaapian.
Proyek tersebut didukung skema pendanaan Official Development Assistance (ODA) melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) senilai 140 miliar yen. Duta Besar Kartini mengatakan kerja sama transportasi Indonesia-Jepang yang telah terbangun melalui MRT Jakarta kini memasuki tahap baru.
"MRT Jakarta adalah simbol nyata persahabatan Indonesia dan Jepang,” dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri, Senin 10 Agustus 2026. “Ini tidak berhenti pada konstruksi, tetapi menjangkau teknologi keselamatan dan persinyalan untuk menjaga jutaan penumpang setiap harinya.”
Direktur Utama PT MITJ, Fuad I.Z. Fachroeddin, mengatakan ini merupakan langkah strategis menghadirkan standar keselamatan kelas dunia di Jabodetabek. “Paduan presisi teknologi Jepang dengan kebutuhan Indonesia melahirkan sistem transportasi yang lebih aman, andal, dan terintegrasi,” ujarnya..
Selain penandatanganan HoA, disajikan presentasi teknis proyek precast tunnel segment MRT Jakarta Fase 3. Pimpinan PT MITJ juga bertemu sejumlah pelaku usaha Jepang untuk menjajaki pengembangan kerja sama selanjutnya.
Fuad berharap kegiatan ini dapat memperkuat investasi dan transfer teknologi Jepang ke Indonesia. “Ini sekaligus akan mendorong pengembangan infrastruktur transportasi yang aman dan berkelanjutan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....