Stimulus Ekonomi Rp26 Triliun Jaga Pertumbuhan Nasional

  • 27 Jun 2026 00:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kebijakan stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga pertumbuhan nasional berkelanjutan.
  • Tujuannya adalah memanfaatkan momentum pertumbuhan yang sudah dirasakan sejak kuartal keempat dan mempertahankan keberlanjutannya,
  • Stimulus yang memanfaatkan momentum libur sekolah terbukti mampu mendorong aktivitas ekonomi berbagai sektor nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama Badan Komunikasi Pemerintah, Fithra Faisal, memaparkan kebijakan stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga pertumbuhan nasional berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut menjadi instrumen penting mempertahankan momentum ekonomi setelah capaian pertumbuhan kuat pada kuartal pertama.

“Tujuannya adalah memanfaatkan momentum pertumbuhan yang sudah dirasakan sejak kuartal keempat dan mempertahankan keberlanjutannya,” tutur Fithra Faisal kepada PRO3 RRI.

Fithra Faisal menegaskan stimulus yang memanfaatkan momentum libur sekolah terbukti mampu mendorong aktivitas ekonomi berbagai sektor nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut berhasil mengangkat pertumbuhan ekonomi karena mendorong konsumsi masyarakat serta pergerakan sektor pendukung lainnya.

“Ketika stimulus transportasi diberikan, sektor akomodasi, makan minum, dan jasa lainnya ikut tumbuh signifikan,” paparnya.

Dia mengaskan bahwa stimulus juga diarahkan untuk meredam dampak tekanan geopolitik terhadap dunia usaha nasional. Dia berpandangan pemerintah perlu membantu produsen menghadapi kenaikan biaya produksi agar aktivitas ekonomi tetap terjaga.

“Insentif impor bahan baku, LPG, plastik, dan suku cadang pesawat diberikan untuk mengurangi beban industri,” terangnya.

Dirinya menambahkan bantuan pangan menjadi komponen terbesar dalam paket stimulus ekonomi pemerintah tahun ini nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut ditujukan melindungi kelompok masyarakat rentan dari tekanan harga akibat gejolak global.

Fithra Faisal turut menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas ekonomi guna mendukung pencapaian target pertumbuhan nasional berkelanjutan. Ia optimistis pertumbuhan ekonomi dapat dipertahankan pada kisaran 5,2 hingga 5,3 persen sepanjang tahun ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....