Sebut Nama Dony Oskaria, Presiden Ingatkan Peran Danantara Jaga Uang Rakyat
- 24 Mei 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo menyebut langsung nama Dony Oskaria saat mengingatkan pengelolaan dana rakyat di Danantara agar tidak bocor.
- Prabowo menegaskan Danantara mengelola kekayaan negara untuk masa depan generasi penerus bangsa Indonesia.
- Presiden meminta pengelolaan ribuan triliun aset negara dilakukan profesional dan penuh tanggung jawab.
RRI.CO.ID, Kebumen - Presiden Prabowo Subianto sempat menyebut langsung nama Wakil Kepala Danantara, Dony Oskaria, saat membuka sambutannya dalam Panen Raya Udang Vaname ke-8 di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, 23 Mei 2026. Dalam momen tersebut, Presiden mengingatkan pengelolaan kekayaan negara di bawah Danantara harus dijaga agar tidak terjadi kebocoran uang rakyat.
“Pak Doni, Pak Doni Oskaria ya, Wakil Kepala Badan BUMN, yang urus BUMN dan juga Wakil Kepala Danantara. “Pak Doni sama semua stafnya, jangan bocor, jangan menguap uang itu, uang rakyat itu ya,” ujar Presiden Prabowo.
Dalam momen itu, Presiden menjelaskan Danantara merupakan dana kedaulatan milik bangsa Indonesia yang disiapkan untuk masa depan generasi berikutnya. Menurut Presiden, nama Danantara berasal dari Daya Anagata Nusantara yang berarti kekuatan masa depan Nusantara.
“Danantara itu adalah dana kedaulatan kita. Danantara itu singkatan Daya Anagata Nusantara, daya artinya energi, kekuatan, Anagata, masa depan,” kata Presiden.
Kepala Negara mengatakan Danantara mengelola kekayaan negara dalam jumlah sangat besar melalui ribuan badan usaha milik negara. Karena itu, pengelolaan lembaga tersebut harus dilakukan secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Jadi, mereka ngelola kekayaan seluruh bangsa. Untuk anak dan cucu kita selanjutnya,” ucap Presiden.
Menurut Presiden, jumlah aset yang berada dalam pengelolaan Danantara mencapai ribuan triliun rupiah. Presiden menyebut nilai pengelolaan aset tersebut mendekati satu triliun dolar Amerika Serikat.
“Yang dikelola nggak tanggung-tanggung, ada seribu empat puluh BUMN. Kemudian nilainya hampir semuanya itu satu triliun dolar Amerika,” ujar Presiden.
Karena besarnya nilai aset tersebut, Presiden meminta seluruh jajaran Danantara menjaga pengelolaan keuangan negara secara ketat. Kepala Negara mengingatkan dana milik negara tidak boleh disalahgunakan ataupun hilang akibat tata kelola yang buruk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....