Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Utama di Balik Insentif Mobil Listrik

  • 08 Mei 2026 09:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemberian insentif untuk pembelian mobil dan motor listrik. Menurutnya, ada sejumlah alasan mengapa pemerintah kembali insentif tersebut
  • Tahap awal insentif akan diberikan untuk masing-masing 100 ribu motor dan mobil listrik. Motor listrik insentifnya sebesar Rp5 juta per motor
  • Untuk mobil listrik, insentif diberikan dalam bentuk Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DP). Insentifnya antara 40-100 persen tergantung dari baterainya

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemberian insentif untuk pembelian mobil dan motor listrik. Menurutnya, ada sejumlah alasan mengapa pemerintah kembali insentif tersebut.

"Supaya ada dorongan tambahan di perekonomian triwulan II, dan yang penting adalah ada 'switch' dari pemakaian BBM ke listrik. Sehingga impor BBM kita bisa berkurang dan membantu daya tahan ekonomi kita juga," kata Purbaya dalam keterangan pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Pemberian insentif mobil dan motor listrik sudah dibicarakan dengan Menko Perekonomian dan Menteri Perindustrian. "Anggarannya masih kita hitung dan kita siapkan," ucapnya.

Tahap awal insentif akan diberikan untuk masing-masing 100 ribu motor dan mobil listrik. Motor listrik insentifnya sebesar Rp5 juta per motor.

Untuk mobil listrik, insentif diberikan dalam bentuk Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DP). Insentifnya antara 40-100 persen tergantung dari baterainya.

"Yang jelas saya ingin insentif ini awal Juni bisa diimplementasikan. Karena ini akan membantu daya tahan ekonomi kita juga, agar kita lebih berdaya tahan dari sisi energi," ujar Menkeu Purbaya.

Sementara itu, di Indonesia penjualan mobil dan motor listrik terus meningkat. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualannya naik hingga 95,9 persen pada triwulan I 2026.

Penjualan mobil listrik berbasis baterai di triwulan I mencapai 33.150 unit. Peningkatannya tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 16.926 unit.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....