Kemenperin Perkuat Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
- 13 Apr 2026 10:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perindustrian memperkuat industri otomotif melalui peningkatan TKDN guna mendorong kemandirian dan daya saing global.
- Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi kunci menjaga kualitas produk otomotif dalam negeri.
- Kebijakan ini mendukung transformasi ekosistem kendaraan listrik serta peningkatan nilai tambah industri nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memperkuat struktur otomotif nasional melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Langkah strategis ini bertujuan mempercepat transformasi menuju ekosistem kendaraan listrik yang memiliki daya saing global.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pendalaman struktur industri kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga. Pemerintah berkomitmen penuh mendorong kemandirian industri nasional agar kontribusi terhadap ekonomi terus meningkat secara signifikan.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Setia Diarta menyatakan pemerintah terus mengawal pertumbuhan otomotif. Ia menilai penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) sangat penting guna memastikan kualitas produk dalam negeri kompetitif.
Lanjutnya, peningkatan kandungan lokal akan memberikan nilai tambah yang optimal bagi stabilitas perekonomian nasional saat ini. Ia menekankan bahwa penguatan kebijakan tersebut menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan pasar internasional yang ketat.
“Pemerintah akan terus mengawal pertumbuhan industri otomotif nasional agar berkembang sesuai dengan arah kebijakan. Langkah ini penting untuk memastikan industri dalam negeri semakin kompetitif, berdaya saing global,” ujar Setia di Jakarta, Minggu, 12 April 2026.
Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay menekankan pentingnya fondasi industri yang mandiri. Menurutnya, setiap investasi manufaktur harus mampu meningkatkan nilai tambah domestik melalui implementasi aturan komponen lokal.
Ia berharap setiap perusahaan otomotif tidak hanya berorientasi pada penguasaan pasar secara umum semata di Indonesia. Ia mendorong adanya tahapan yang terukur dalam penggunaan suku cadang buatan anak bangsa pada setiap unit.
“Kami menekankan pentingnya setiap investasi di sektor manufaktur tidak hanya berorientasi pada pasar. Tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui implementasi TKDN yang terukur dan bertahap,” ujar Saleh.
QJMotor Manufacture Indonesia berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai basis produksi sepeda motor utama untuk kawasan Asia Tenggara saat ini. Perusahaan tersebut sedang mengembangkan rantai pasok lokal guna meningkatkan kualitas produk yang sesuai dengan standar kualitas global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....