BI Perkirakan Ramadan dan Idulfitri Dongkrak Penjualan Eceran Bulan Februari
- 10 Mar 2026 13:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan penjualan eceran pada Februari 2026 meningkat secara bulanan maupun tahunan. Perkiraan tersebut mengacu pada hasil survei penjualan eceran yang tercermin pada Indeks Penjualan Riil (IPR).
Peningkatan tersebut didorong oleh permintaan masyarakat saat Ramadan, termasuk menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H. "Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 diprakirakan tumbuh sebesar 6,9 persen secara tahunan (yoy)," kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengenai hasil survei yang dirilis Selasa, 10 Maret 2026.
"Terutama Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Subkelompok Sandang," ucap Ramdan Denny. Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2026 diprakirakan meningkat sebesar 4,4 persen (mtm).
Sementara itu pada bulan sebelumnya, yaitu Januari 2026, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 5,7 persen. Terutama didukung oleh pertumbuhan penjualan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang.
Secara bulanan, penjualan eceran pada Januari 2026 terkontraksi sebesar 2,7 persen. Kontraksi terjadi karena konsumsi masyarakat kembali normal masyarakat setelah HBKN Natal dan Tahun Baru.
Hasil survei BI juga menyebutkan potensi menurunnya inflasi tiga bulan ke depan, yaitu di bulan April 2026. Tekanan harga akan meningkat lagi pada enam bulan selanjutnya, yaitu di bulan Juli 2026.
"Hal tersebut tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) April 2026 sebesar 153,9. Àngkanya lebih rendah dibandingkan dengan IEH pada Maret 2026 sebesar 175,7," ucap Ramdan Denny.
IEH menurun karena karena periode Idulfitri 2026 sudah berakhir. Sementara itu, IEH Juli 2026 diprakirakan lebih tinggi dibandingkan dengan IEH Juni 2026.
Dari catatan BI, IEH bulan Juni sebesar 156,3. Perkiraan kenaikan IEH di bulan Juli, didorong oleh peningkatan harga saat tahun ajaran baru.