PDAC 2026 Jadi Panggung Indonesia Perkuat Diplomasi Mineral
- 05 Mar 2026 10:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Toronto — Indonesia memanfaatkan forum pertambangan global Prospectors & Developers Association of Canada Convention (PDAC) 2026 sebagai panggung memperkuat diplomasi mineral. Keterlibatan pelaku usaha nasional pada konvensi tersebut mencerminkan upaya memperluas jejaring investasi dan kerja sama sektor pertambangan.
Konvensi yang berlangsung pada 1–4 Maret 2026 itu digelar di Metro Toronto Convention Centre, Kanada. Forum ini dikenal sebagai salah satu pertemuan terbesar dunia yang mempertemukan investor, perusahaan tambang, lembaga pembiayaan, dan pemerintah dari berbagai negara.
Pada penyelenggaraan tahun ini, perusahaan Indonesia PT Multi Makmur turut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Perusahaan yang berdiri sejak 1965 ini bergerak di bidang produksi, pemasaran, perdagangan, serta logistik batu bara.
Pemilik PT Multi Makmur Hendra mengharapkan, partisipasi delegasi Indonesia di PDAC dapat membuka peluang kemitraan dengan berbagai pihak. Ia menilai, forum ini menjadi sarana untuk menjajaki kolaborasi dengan perusahaan lokal maupun internasional.
“Melalui forum ini, kami berharap dapat melakukan kurasi perusahaan lokal dan internasional yang potensial untuk menjalin kemitraan. Diharapkan juga partisipasi ini dapat mendukung peningkatan ekspor sektor pertambangan Indonesia," ucapnya dalam siaran pers tertulis, Kamis, 5 Maret 2026.
Selain membuka peluang kerja sama, forum ini juga dinilai memberi ruang pembelajaran bagi pelaku usaha. Terutama terkait praktik pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab menilai, kehadiran perusahaan Indonesia di PDAC menunjukkan kesiapan pelaku usaha nasional. Menurutnya, langkah ini memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem mineral global.
“Kehadiran perusahaan Indonesia dalam PDAC 2026 menunjukkan komitmen memperluas akses pasar dan memperkuat jejaring investasi. Partisipasi ini menjadi sarana memperkenalkan potensi sektor pertambangan Indonesia kepada investor internasional," kata Muhsin.
Atase Perdagangan KBRI Ottawa, Mahdewi Silky menambahkan, PDAC merupakan forum penting bagi investor global. Menurutnya, kegiatan ini memberi kesempatan bagi investor untuk melihat potensi pertambangan Indonesia secara lebih dekat.
Ia menilai, partisipasi perusahaan nasional menjadi langkah awal yang positif dalam membuka peluang kolaborasi. Terutama untuk memperkuat kemitraan sektor pertambangan antara Indonesia dan Kanada.
"Kehadiran Indonesia pada PDAC 2026 mencerminkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem mineral kritis global serta mendorong kemitraan investasi berkelanjutan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....