Pembukaan Perdagangan Hari Ini, Rupiah Terus Menguat

  • 07 Okt 2026 10:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka naik 0,11 persen atau 19 poin ke posisi Rp17.880 per dolar AS
  • Nilai tukar rupiah berpeluang menguat terhadap dolar AS hari ini, meski penguatannya terbatas
  • Para Investor cenderung 'wait and see' karena menantikan data cadangan devisa Indonesia siang ini

RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah masih mempertahankan penguatannya terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka naik 0,11 persen atau 19 poin ke posisi Rp17.880 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan Selasa kemarin, rupiah naik 0,10 persen atau 18 poin ke posisi Rp17.899 per dolar AS. "Nilai tukar rupiah berpeluang menguat terhadap dolar AS hari ini, meski penguatannya terbatas," kata Analis Pasar Uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurut Lukman, para Investor cenderung 'wait and see' karena menantikan data cadangan devisa Indonesia siang ini. "Malam ini, mereka juga menunggu risalah pertemuan Federal Open Market Commiitee, hasil pertemuan the Fed bulan September," ucap Lukman.

Hasil risalah tersebut akan menjadi petunjuk bagi pelaku pasar, terkait kebijakan moneter the Fed selanjutnya. Indeks dolar AS sendiri terpantau terkoreksi oleh rebound mata uang Euro.

Indeks dolar AS berada di level 101,83, turun 0,33 persen dibandingkan hari sebelumnya. Dolar AS sempat mencapai level tertingginya di 102 Selasa kemarin.

Pergerakan dolar AS juga dipengaruhi oleh imbal hasil obligasi AS yang turun. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun di sekitar level 5,26 persen hingga 5,28 persen.

Sebelumnya, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun berada di kisaran 5,30 persen –5,34 persen.

"Sehingga rupiah hari ini diprakirakan bergerak di rentang Rp17.850- Rp17.950 per dolar AS," kata Lukman menutup analisisnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....