Rupiah Lanjutkan Pelemahan, Tertekan Dinamika di AS dan Timur Tengah
- 05 Okt 2026 22:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mengacu data Bloomberg, rupiah terpantau turun 0,20 persen atau 35 poin ke posisi Rp 17.917 per dolar AS
- Pelaku pasar mencermati kondisi konflik di Timur Tengah yang kian memanas
- Perpolitikan di AS memanas setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan serangan kasar terhadap Partai Demokrat
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS sepanjang hari ini hingga penutupan perdagangan. Mengacu data Bloomberg, rupiah terpantau turun 0,20 persen atau 35 poin ke posisi Rp 17.917 per dolar AS.
Pelaku pasar mencermati kondisi konflik di Timur Tengah yang kian memanas. "Pemerintah Yaman menyatakan akan melakukan operasi militer besar-besaran terhadap Houthi dan merebut kembali wilayah yang diduduki Houthi," kata Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, Senin, 5 Oktober 2026.
Sebelumnya, kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah meluncurkan rudal balistik dan pesawat nirawak ke fasilitas Saudi Aramco di Riyadh dan wilayah Khurais. Serangan Houthi ke Saudi sebagai tanggapan atas serangan Saudi ke Yaman.
"Arab Saudi belum mengonfirmasi serangan tersebut. Tetapi memicu kekhawatiran terhadap produksi negara Saudi sebagai produsen minyak utama di kawasan tersebut," ucap Ibrahim.
Sementara itu, perpolitikan di AS memanas setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan serangan kasar terhadap Partai Demokrat. Dalam Rapat umum di Ohio, Trump menjanjikan bantuan keuangan jika Partai Republik memang dalam pemilu sela.
Trump juga mengingatkan warga Ohio, dirinya tidak mau bekerja sama dengan negara bagian tersebut jika Partai Demokrat yang menang. "Kalau kalian melakukannya (memilih Trump) kita akan menang-menang besar dan akan menghajar mereka (partai demokrat) habis-habisan," ujar Trump berapi-api.
Pekan ini , di AS akan dirilis data indeks jasa keuangan (PMI Services dan data ketenagakerjaan mingguan. The Fed juga akan merilis risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terakhir.
Sedangkan University of Michigan akan merilis data sentimen konsumen. Di dalam negeri, pelaku pasar mencermati upaya pemerintah mencari sumber minyak selain dari Timur Tengah.
Sejak konflik, Indonesia telah kehilangan 25 persen sumber pasokan impor bahan bakar. Pemerintah perlu mencari sumber impor lain agar pasokan bahan bakar di dalam negeri tetap aman.
"Pemerintah menari langsung ke negara-negara yang memiliki kelebihan stok BBM untuk menjaga ketahanan pasokan nasional. Mekanisme pengadaan BBM yang sebelumnya dilakukan melalui lelang kini menghadapi kendala karena minimnya peserta," ujar Ibrahim.
Strategi mencari langsung ke negara-negara yang kelebihan stok minyak, berisiko mendapatkan BBM dengan harga tinggi. Berbeda jika pasokan dicari melalui mekanisme lelang.
Dalam kondisi tersebut, pemerintah memprioritaskan dja hal. Pertama, menjaga harga BBM subsidi, khususnya solar dan bensin, agar tetap tidak mengalami kenaikan.
Kedua, Pemerintah tetap menjaga ketahanan stok BBM nasional pada level 18–20 hari. Di sisi lain, pemerintah menyebut antrean BBM di sejumlah wilayah, tidak serta-merta menunjukkan adanya persoalan stok nasional.
Antrean BBM disebut dapat terjadi akibat kendala distribusi di lapangan. Salah satu penyebabnya adalah kondisi elnino yang dapat mengganggu jalur distribusi BBM, utamanya pengiriman melalui sungai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....