OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027

  • 04 Okt 2026 16:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • OJK menargetkan lima bank syariah memiliki skala usaha mendekati BSI paling lambat pada 2027.
  • Pembentukan bank syariah besar dapat dilakukan melalui konversi bank konvensional atau skema "spin-off".

RRI.CO.ID, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan Indonesia memiliki lima bank syariah beraset besar, salah satunya Bank Syariah Indonesia (BSI). Hal ini diharapkan dapat terealisasi paling lambat pada 2027 melalui pembentukan dan konsolidasi bank syariah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan proses menuju terbentuknya bank syariah berskala besar terus berjalan. Menurut dia, OJK ingin memperbanyak bank syariah dengan skala usaha mendekati BSI.

"Saya ingin melihat ada lima bank yang paling tidak dekat dengan BSI dan itu sedang mengarah ke sana," ujarnya, Sabtu 3 Oktober 2026. "Insyaallah kalau tidak tahun ini, pada 2027 realisasinya mungkin sudah tercapai."

Dian mengatakan pembentukan bank syariah berskala besar dapat dilakukan melalui sejumlah skema. Di antaranya konversi penuh bank konvensional menjadi bank syariah atau pemisahan usaha melalui spin-off.

OJK juga mendorong penguatan skala usaha bank syariah hasil spin-off agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Menurut Dian, bank hasil spin-off berskala usaha kecil akan diarahkan melakukan konsolidasi.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan skala usaha industri perbankan syariah. Dengan skala usaha yang lebih besar, bank syariah diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan kontribusinya terhadap perekonomian.

BSI saat ini menjadi bank syariah dengan aset terbesar di Indonesia. Asetnya tercatat meningkat 11,64 persen secara tahunan menjadi Rp456 triliun pada akhir 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....