Menkeu Purbaya Siap Kucurkan Anggaran Tambahan untuk Penanganan Karhutla

  • 26 Agt 2026 21:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kembali kesiapan anggaran pemerintah untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia
  • Sejauh ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum meminta tambahan anggaran
  • BNPB punya alokasi anggaran sebesar Rp5 triliun untuk penanganan bencana

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kembali kesiapan anggaran pemerintah untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran hutan kali ini bukan hanya berpusat di Sumatera dan Kalimantan tapi juga di sejumlah wilayah Indonesia.

Menurut Menkeu, sejauh ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum meminta tambahan anggaran. “BNPB belum ngasih biaya total, ya kita nggak tahu berapanya,” kata Menkeu Purbaya di kantor Kemenkeu, Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurut perhitungannya, kalaupun ada anggaran tambahan untuk penanganan kebakaran hutan, jumlahnya tidak sebesar bencana di Aceh. Karena bencana alam di Aceh beberapa waktu lalu, kejadiannya sangat masif.

“Kita sih uangnya siap terus, tinggal BNPB operasinya seperti apa. Kalau kurang (anggarannya) yang kita tambah,” ujar Menkeu.

Menkeu juga mengatakan, BNPB punya alokasi anggaran sebesar Rp5 triliun untuk penanganan bencana. “Kalau untuk bencana kan approach nya beda dengan untuk belanja biasa,” ucapnya.

“Bencana kan menyangkut hajat hidup orang banyak yang terancam kehidupannya. Jadi kita akan beda approach nya dengan program-program yang lain,” ujar Menkeu menegaskan.

Berdasarkan laporan BNPB, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya terjadi di Sumtera dan Kalimantan. Sejumlah wilayah lainnya yang juga mengalami karhutla adalah Nabire, Papua Tengah, Halmahera Timur di Maluku Utara dan di Magetan, Jawa Timur.

Untuk memadamkan api, BNPB melakukan operasi darat dan udara. Sebanyak 17 helikopter dan 30 pesawat waterbombing dikerahkan, untuk penanganan karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....