IHSG Diprakirakan Fluktuatif Hari Ini, Investor Khawatir Ketegangan Geopolitik

  • 20 Agt 2026 08:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprakirakan akan bergerak fluktuatif dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini
  • Hari ini IHSG diprakirakan akan bergerak pada kisaran level 6.300-6.450
  • Para investor mengkhawatirkan meluasnya ketegangan geopolitik dan dampaknya terhadap harga energi

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprakirakan akan bergerak fluktuatif dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin IHSG ditutup turun 0,86 persen ke level 6.394.

"Hari ini IHSG diprakirakan akan bergerak pada kisaran level 6.300-6.450," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Kamis, 20 Agustus 2026. Menurutnya, para investor mengkhawatirkan meluasnya ketegangan geopolitik dan dampaknya terhadap harga energi.

"Kekhawatiran itu menjadi sentimen negatif pasar," ucap Tim Phintraco. Pelaku pasar lanjutnya, juga masih mencerna keputusan BI mempertahankan suku bunga 5,75 persen selama dua bulan berturut-turut.

"Keputusan ini sesuai dengan upaya Bank Indonesia memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah. Serta untuk menjaga inflasi pada kisaran target Bank Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Tim Phintraco.

BI juga mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam kisaran 4,9 persen–5,7 persen secara tahunan pada 2026. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan didukung oleh implementasi berbagai program stimulus Pemerintah dan keyakinan pelaku ekonomi yang terjaga.

Kredit perbankan secara tahunan tumbuh 13,58 persen pada Juli 2026, meningkat dari 12,67 persen pada Juni 2026 . Perkembangan positif tersebut, menurut Tim Phintraco, didukung oleh kebijakan makroprudensial longgar.

"BI terus mengoptimalkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mendorong peningkatan kredit perbankan. Khususnya kredit ke sektor - sektor prioritas.

Perdagangan saham di BEI hingga Rabu kemarin masih diwarnai aksi jual oleh investor asing sebesar Rp488 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah ASII, ANTM, AADI, BMRI, dan ISAT

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....