Setjen DPR RI Evaluasi Pengelolaan Anggaran Semester I 2026

  • 28 Jul 2026 17:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Plt. Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini melakukan evaluasi anggaran Semester I 2026 untuk memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
  • Setiap rupiah anggaran yang dipercayakan kepada DPR RI harus dikelola secara bertanggung jawab dan tidak hanya mempertimbangkan kepatuhan administrasi.
  • Pengelolaan anggaran yang baik mendukung pelaksanaan ketiga fungsi utama DPR RI, yaitu fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Plt. Sekretaris Jenderal DPR RI Suprihartini mengatakan evaluasi anggaran Semester I 2026 untuk memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan efektif, efisien, transparan, akuntabel. Menurutnya, setiap rupiah anggaran yang dipercayakan kepada DPR RI harus dikelola secara bertanggung jawab.

Suprihartini menjelaskan kualitas pengelolaan anggaran tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan administrasi. Menurutnya, pengelolaan anggaran yang baik turut mendukung pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPR RI.

"Kualitas pengelolaan anggaran tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan administrasi. Kualitas tersebut juga menentukan dukungan kepada Pimpinan dan Anggota DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” ujar Suprihartini di Ruang Rapat KK II, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.

Suprihartini menyampaikan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Kementerian/Lembaga DPR RI hingga Juni 2026 mencapai 90,98. Sementara itu, nilai IKPA satuan kerja Setjen DPR RI tercatat 91,87 atau mendekati target 92,00.

Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri dan diapresiasi, sekaligus menjadi pengingat untuk terus melakukan perbaikan. Ia menegaskan IKPA merupakan cerminan kualitas tata kelola anggaran mulai dari tahap perencanaan hingga pencapaian output organisasi.

"IKPA merupakan cerminan kualitas tata kelola anggaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penyelesaian tagihan, pertanggungjawaban keuangan, pencapaian output. Dengan kata lain, nilai IKPA yang baik merupakan konsekuensi dari proses yang baik," kata Suprihartini.

Suprihartini menambahkan perencanaan matang, pelaksanaan kegiatan tepat waktu, pertanggungjawaban disiplin, pelaporan output akurat meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran. Kegiatan dilanjutkan pembacaan Komitmen Bersama Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Negara yang dipimpin Kepala Biro Keuangan Setjen DPR RI Indra Pahlevi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....