Bank Sentral Tiongkok Komitmen Dukung Penerbitan Panda Bond

  • 19 Jun 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Selain dari pemerintah Tiongkok, rencana Indonesia menerbitkan Panda Bond juga mendapat dukungan dari Bank Sentral Tiongkok
  • Menurut Menkeu Purbaya, bank sentral Tiongkok itu menyatakan akan segera memproses perizinan, begitu dokumen penerbitan Panda Bond masuk
  • Penerbitan Panda Bond di Tiongkok  merupakan bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan untuk pembangunan. Sehingga pembiayaan yang dilakukan pemerintah tidak bergantung pada satu mata uang atau satu pasar keuangan tertentu

RRI.CO.ID, Jakarta – Selain dari pemerintah Tiongkok, rencana Indonesia menerbitkan Panda Bond juga mendapat dukungan dari Bank Sentral Tiongkok. Dukungan ini penting untuk menyukseskan penerbitan Panda Bond di Negeri Tirai Bambu itu.

“Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Saat pertemuan dengan People’s Bank of China (PBOC), kami juga meminta percepatan perizinannya,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di sela-sela kunjungannya ke Tiongkok, Kamis, 18 Juni 2026.

Menurut Menkeu, bank sentral Tiongkok itu menyatakan akan segera memproses perizinan, begitu dokumen penerbitan Panda Bond masuk. Sebelumnya, Menkeu Purbaya juga bertemu dengan Menteri Keuangan Tiongkok Lan Fo’an serta para investor Tiongkok.

Menkeu menegaskan kembali, penerbitan Panda Bond di Tiongkok merupakan bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan untuk pembangunan. Sehingga pembiayaan yang dilakukan pemerintah tidak bergantung pada satu mata uang atau satu pasar keuangan tertentu.

"Kita ingin diversifikasi sumber pendanaan pembangunan sehingga tidak dipengaruhi oleh satu sumber mata uang saja. Ini juga sejalan dengan kerja sama transaksi mata uang lokal yang sudah terjalin antara Indonesia dan Tiongkok," ujarnya.

Menurut Menkeu Purbaya, dukungan yang diberikan Tiongkok mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Kedua negara sama-samamemiliki semangat untuk meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih erat,” ucap Menkeu Purbaya.

Dalam berbagai pertemuan, Menkeu menjelaskan kondisi perekonomian tetap solid di tengah dinamika global. Pemerintah juga sedang memperbaiki sejumlah isu yang menjadi perhatian para investor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....