Rupiah Diperkirakan Berpeluang Lanjutkan Penguatan Hari Ini
- 21 Mei 2026 08:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Rupiah diharapkan terapresiasi hari ini. Rupiah diprakirakan akan bergerak di kisaran Rp17.660 per dolar AS," kata Analis Pasar Uang dari Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana
- Rupiah berbalik menguat pada penutupan perdagangan kemarin, setelah Bank Indonesia mengumumkan menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin. Sehingga BI Rate pada bulan Mei ini berada di level 5,25 persen
- Ada harapan positif kenaikan supply dolar AS di dalam negeri, menyusul kebijakan pemerintah membentuk badan ekspor
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah berpeluang untuk melanjutkan penguatan dalam perdagangan hari ini. Dalam penutupan perdagangan hari Rabu kemarin, menguat 0,29 persen ke posisi Rp17.653 per dolar AS
"Rupiah diharapkan terapresiasi hari ini. Rupiah diprakirakan akan bergerak di kisaran Rp17.660 per dolar AS," kata Analis Pasar Uang dari Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana, Kamis, 21 Mei 2026.
Rupiah berbalik menguat pada penutupan perdagangan kemarin, setelah Bank Indonesia mengumumkan menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin. Sehingga BI Rate pada bulan Mei ini berada di level 5,25 persen
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam keterangan pers Rabu kemarin, kembali menegaskan soal peluang penguatan rupiah. Yaitu antara bulan Juli-Agustus seiring dengan meredanya permintaan dolar AS di dalam negeri.
Selain itu, BI juga menegaskan akan terus berada di pasar untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. BI siap melakukan intervensi pasar, baik di pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri.
Selain itu, ada harapan positif kenaikan supply dolar AS di dalam negeri, menyusul kebijakan pemerintah membentuk badan ekspor. Selain itu, revisi aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) akan diberlakukan per 1 Juni 2026.
Situasi global yang membaik, juga dapat mendorong penguatan nilai tukar rupiah. "Situasi global membaik seiring pernyataan Trump untuk membuka kembali negosiasi antara AS-Iran," ucap Fikri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....