IHSG Ditutup Melemah 0,86 Persen Hari Ini, Sentuh Level 6.909
- 11 Mei 2026 17:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IHSG ditutup melemah 0,86 persen ke level 6.909,61 pada perdagangan Senin, 11 Mei 2026.
- Pelemahan IHSG terjadi di tengah tekanan mayoritas saham dan sentimen global yang beragam.
RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Senin, 11 Mei 2026. IHSG berakhir di level 6.909,61 atau turun 59,78 poin setara 0,86 persen.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, IHSG bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan hari ini. IHSG dibuka di level 6.959,94 dan sempat menyentuh posisi tertinggi 7.001,67.
Mayoritas saham tercatat mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan. Sebanyak 234 saham menguat, 452 saham melemah, dan 123 saham bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan saham tercatat mencapai Rp19,74 triliun. Volume perdagangan mencapai 40,2 miliar lembar saham dengan frekuensi lebih dari 2,7 juta kali transaksi.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang support 6.650 hingga 6.850. Sementara level resistansi diperkirakan berada pada rentang 7.070 hingga 7.130.
Sementara itu, pergerakan bursa saham global cenderung beragam pada akhir pekan lalu. Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat, sedangkan mayoritas bursa Asia melemah.
Penguatan Wall Street didorong kenaikan saham-saham berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Indeks S&P 500 naik 0,84 persen, Nasdaq menguat 1,71 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,02 persen.
Selain itu, laporan tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan kondisi pasar kerja masih cukup kuat. Tingkat pengangguran April 2026 juga tercatat stabil pada level 4,3 persen.
“Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga untuk beberapa waktu,” kata Fanny. Menurutnya, suku bunga acuan The Fed diperkirakan berada pada kisaran 3,50 hingga 3,75 persen sampai akhir tahun.
Di kawasan Asia, pelemahan pasar saham dipengaruhi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran investor terhadap ketahanan reli pasar saham.
Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,19 persen, sedangkan Kospi Korea Selatan naik 0,11 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,87 persen, Taiex Taiwan melemah 0,79 persen, dan CSI 300 Tiongkok turun 0,58 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....