OJK Restui Merger BPR di Jawa Timur untuk Perkuat Industri

  • 08 Mei 2026 15:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT BPR Danaputra Sakti ke PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Harta Swadiri untuk memperkuat industri BPR di Jawa Timur.
  • Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-32/D.03/2026 yang diterbitkan pada 20 April 2026.
  • OJK menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat permodalan dan daya saing BPR.

RRI.CO.ID, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Danaputra Sakti ke PT BPR Harta Swadiri. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat industri BPR di Jawa Timur.

Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-32/D.03/2026. Keputusan itu diterbitkan pada 20 April 2026.

Penggabungan usaha ini menjadi bagian dari konsolidasi perbankan berkelanjutan. OJK menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat permodalan dan daya saing BPR.

Selain itu, penggabungan diharapkan memperkokoh ketahanan industri BPR dalam mendukung pembiayaan sektor riil. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM.

Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, mengatakan penggabungan diharapkan meningkatkan efisiensi usaha BPR. Langkah tersebut juga dinilai mampu memperluas layanan kepada masyarakat.

“Melalui penggabungan usaha, BPR diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses layanan kepada masyarakat, serta memperkuat ketahanan dalam menghadapi dinamika perekonomian dan perkembangan industri jasa keuangan,” ujar Farid dalam keterangan tertulis pada Kamis, 8 Mei 2026.

PT BPR Harta Swadiri sendiri berkedudukan di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Penggabungan usaha mulai efektif setelah seluruh proses perizinan diselesaikan.

Dengan penggabungan tersebut, jumlah BPR dan BPRS di wilayah kerja OJK Malang menjadi 45 BPR dan 6 BPRS. OJK juga terus mendorong transformasi industri BPR agar lebih kompetitif dan berdaya tahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....