IHSG Menguat saat Jeda Siang Perdagangan, Naik ke Level 7.117

  • 07 Mei 2026 12:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG menguat pada jeda siang perdagangan Kamis, 7 Mei 2026, ke level 7.117,98.
  • Penguatan terjadi di tengah sentimen positif pasar global, meski masih dibayangi aksi jual investor asing.

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat saat jeda siang perdagangan Kamis, 7 Mei 2026. Hingga penutupan sesi pertama, IHSG naik 25,51 poin atau 0,39 persen ke level 7.117,98.

Pergerakan IHSG terpantau fluktuatif sejak awal perdagangan sesi pertama berlangsung. Indeks dibuka di level 7.160,78 sebelum melanjutkan penguatan di zona hijau.

IHSG sempat menyentuh level tertinggi di angka 7.204,78 selama perdagangan berlangsung. Sementara level terendah tercatat berada pada posisi 7.108,53.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan perdagangan saham domestik masih bergerak dinamis sepanjang sesi perdagangan hari ini.

“IHSG berpotensi akan menguji level resistansi pada 7.100-7150,” ujar Fanny. Namun, menurutnya, indeks berisiko kembali terkoreksi apabila gagal menembus level tersebut.

Fanny memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 6.950 hingga 7.000 pada perdagangan hari ini. Sedangkan level resistansi diproyeksikan berada di kisaran 7.100 sampai 7.150.

Penguatan IHSG juga masih dibayangi aksi jual bersih investor asing di pasar domestik. Nilai net sell asing tercatat mencapai Rp484 miliar pada perdagangan sebelumnya.

Saham yang paling banyak dilepas investor asing meliputi BMRI, BRPT, BBCA, CUAN, dan TPIA. Kondisi tersebut masih menjadi perhatian utama pelaku pasar dalam negeri.

Di sisi lain, bursa saham global justru mencatat penguatan signifikan pada perdagangan terbaru. Sentimen positif berasal dari perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

“Indeks saham di Wall Street, AS, naik signifikan,” ujar Fanny. Ia menyebut indeks S&P 500 dan Nasdaq kembali mencetak rekor tertinggi.

Fanny menjelaskan optimisme pasar meningkat seiring harapan tercapainya kesepakatan damai antara Washington dan Teheran. Indeks S&P 500 naik 1,46 persen, Nasdaq Composite menguat 2,02 persen, dan Dow Jones bertambah 1,24 persen.

Meski demikian, sentimen pasar global dinilai masih cukup rapuh akibat pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Trump menyebut kesepakatan damai belum sepenuhnya pasti tercapai.

“Jika mereka tidak setuju, pemboman akan dimulai kembali dengan skala yang jauh lebih besar,” ujar Trump melalui Truth Social. Pernyataan tersebut memunculkan kekhawatiran baru terhadap potensi eskalasi konflik global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....