Pasar Tunggu Data Ekonomi, Rupiah Masih Loyo terhadap Dolar AS

  • 04 Mei 2026 11:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin 4 Mei 2026 yaitu mencapai Rp16.364 per dolar AS.
  • Di dalam negeri, pasar menunggu perkembangan tingkat inflasi, neraca perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 yang akan dirilis pekan ini.

RRI.CO.ID, Jakarta – Nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin 4 Mei 2026. Menurut Bloomberg, rupiah turun 0,16 persen atau 27 poin menjadi Rp16.364 per dolar AS pada pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, indeks dolar tercatat melemah ke level 98,06. Namun, hal itu masih menimbulkan tekanan kepada mata uang rupiah.

Analis pasar uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan dolar melemah karena indeks manufaktur AS di bawah perkiraaan. “Ini ditambah dengan intervensi yen Jepang terhadap dolar AS,” ujarnya.

Meski dibuka melemah, Lukman menyatakan rupiah masih berpeluang menguat secara terbatas. “Hal ini dipengaruhi pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang akan ‘membebaskan’ kapal-kapal di Selat Hormuz,” ucapnya.

Pernyataan Trump meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global dan diharapkan akan menekan harga minyak. Di dalam negeri, pasar menunggu rentetan data ekonomi Indonesia yang akan dirilis pekan ini.

Di antaranya tingkat inflasi, neraca perdagangan, serta pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026. "Hari ini rupiah diprakirakan akan bergerak di kisaran Rp17.250-Rp17.400 per dolar AS," ujar Lukman.

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan indeks dolar AS masih akan terus menguat pekan ini. Terutama jika ketidakpastian global masih tinggi, khususnya konflik di Timur Tengah dan blokade Selat Hormuz.

"Indeks dolar AS diperkirakan bergerak di rentang 97 hingga 102,” ujarnya. Sehingga ada kemungkinan nilai tukar rupiah bisa menyentuh level Rp17.550 per dolar AS.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....