IHSG Melemah Tipis pada Jeda Perdagangan, Turun 0,20 Persen
- 22 Apr 2026 15:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah pada jeda siang perdagangan, Rabu, 22 April 2026.
- Hingga penutupan sesi pertama, indeks berada di level 7.544,36 atau turun 15,01 poin setara 0,20 persen.
RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah pada jeda siang perdagangan, Rabu, 22 April 2026. Hingga penutupan sesi pertama, indeks berada di level 7.544,36 atau turun 15,01 poin setara 0,20 persen.
Pada awal sesi pertama, IHSG tercatat berada di level 7534,70. Angka ini tercatat turun 24,672 poin (0,33 persen) dibandingkan hari sebelumnya.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana mengatakan, tekanan pasar datang dari faktor global dan domestik secara bersamaan. Salah satunya adalah dengan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Selain itu, investor juga cenderung menahan transaksi sambil menunggu keputusan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia. Sikap wait and see ini, lanjut dia, turut menahan laju pergerakan indeks sepanjang sesi perdagangan.
Untuk itu, ia menyarankan investor lebih selektif dalam memilih saham di tengah kondisi pasar yang belum stabil. Ia menekankan pentingnya memilih saham likuid dengan fundamental kuat serta menghindari emiten dengan free float rendah.
“Kurangi eksposur pada saham dengan free float rendah. Kemudian, alihkan fokus kepada emiten berlikuiditas tinggi, free float besar, dan fundamental yang solid,” ucapnya.
Pada perdagangan sebelumnya, tercatat aliran dana asing masuk ke pasar saham Indonesia. Nilai pembelian bersih atau net buy mencapai sekitar Rp243 miliar.
Sejumlah saham yang banyak diborong investor asing antara lain EMAS, BNBR, INDY, BULL, dan UNTR. Aktivitas ini menunjukkan minat asing masih terlihat di tengah tekanan pasar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....