IHSG Dibuka Menguat ke Level 7149,88, Berpeluang "Rebound" Jangka Pendek

  • 08 Apr 2026 09:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG dibuka naik signifikan ke level 7.149,88 atau menguat 2,57 persen pada awal perdagangan Rabu 8 April 2026.
  • Secara teknikal, IHSG berpotensi rebound ke kisaran 7.020–7.050, namun masih rawan koreksi jika gagal menembus resistansi.
  • Sentimen global, nilai tukar rupiah, serta isu geopolitik Selat Hormuz menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu 8 April 2026. Pada awal sesi pertama, IHSG tercatat berada di level 7149,88 atau naik 178,85 poin (2,57 persen) dibandingkan sebelumnya.

Pada analisis sebelumnya, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan berbalik arah hari ini. Sebelumnya pada perdagangan Selasa 7 April 2026, IHSG ditutup turun ke level 6.971.

“IHSG hari ini secara teknikal berpotensi rebound (berbalik menguat) dalam jangka pendek ke rentang 7.020-7.050," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Rabu, 8 April 2026. Namun, dia mengingatkan pelaku pasar untuk tetap hati-hati mencermati arah pergerakan IHSG.

Menurut Fanny, katalis terpenting adalah tercapai atau tidaknya keputusan damai untuk Selat Hormuz. “Jika IHSG belum tembus di atas 7.050, maka akan rentan terkoreksi lagi," ucapnya.

Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.850-6.900 untuk level support. Sedangkan level resistansi akan bergerak di rentang 7.020-7.050.

Pada Selasa 7 April 2026, IHSG ditutup turun 0,26 persen disertai dengan net sell (jual bersih) asing sebesar Rp1,78 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBRI, ANTM, CUAN, dan BUMI.

Di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah serta risiko inflasi dan fiskal akan menjadi pemberat IHSG. Meskipun Bank Indonesia (BI) telah menegaskan bakl mengoptimalkan operasi moneter untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

Bursa saham global bergerak variatif pada Selasa 7 April 2026. Pasar menantikan kesepakatan damai AS-Iran yang dimediasi Pakistan.

Indeks S&P 500 naik 0,08 persen, Nasdaq Composite menguat 0,10 persen. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average turun 0,18 persen.

Sedangkan bursa saham di kawasan Asia-Pasifik kompak menguat pada penutupan perdagangan kemarin. Di antaranya, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,03 persen, Kospi Korea Selatan menguat 0,82 persen, Taiex Taiwan melesat 2,02 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....