Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
- 04 Okt 2026 22:39 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang kereta api di Pulau Sumatra hingga September 2026.
- Stasiun Medan memimpin volume tertinggi di Sumatra dengan melayani 730.182 pelanggan berangkat dan 754.532 pelanggan tiba.
- KAI terus memperkuat konektivitas antarkota guna memfasilitasi kebutuhan mobilitas harian, pendidikan, perdagangan, dan pariwisata daerah.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 11.342.350 pergerakan pelanggan kereta api di seluruh Sumatra. Volume mobilitas tersebut melonjak 12,02 persen dibandingkan periode sama tahun 2025 sebanyak 10.125.230 pergerakan.
KAI mencatat 5.671.175 pelanggan berangkat dari wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, serta Lampung. Sebanyak 5.671.175 pelanggan tiba di seluruh stasiun kedatangan sepanjang bulan Januari hingga September 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan keterangan resmi pada Minggu, 4 Oktober 2026. Lima stasiun utama di Sumatra mencatatkan volume pergerakan penumpang tertinggi sepanjang sembilan bulan tahun 2026.
“Kereta api di Sumatra memiliki karakter yang dekat dengan kebutuhan daerah. Ada perjalanan untuk bekerja, pendidikan, perdagangan, keluarga, hingga wisata, dengan pola yang berbeda di setiap wilayah,” ujar Anne.
Stasiun Medan mencatat 730.182 pelanggan berangkat sebagai stasiun dengan angka keberangkatan tertinggi di Sumatra. Stasiun Padang melayani 449.713 pelanggan berangkat, sedangkan Stasiun Kertapati mencatatkan keberangkatan 429.660 orang pelanggan.
Stasiun Pariaman memberangkatkan 310.583 orang pelanggan, sementara Stasiun Tanjungkarang melayani keberangkatan sebanyak 280.094 penumpang. Stasiun Medan memimpin kedatangan tertinggi dengan 754.532 pelanggan, disusul Stasiun Padang sebanyak 471.569 orang.
Stasiun Kertapati mencatat kedatangan 432.790 pelanggan bersama Stasiun Pariaman yang menerima sebanyak 325.603 orang. Stasiun Tanjungkarang di Lampung melengkapi daftar kedatangan tersebut dengan mencatatkan sebanyak 282.899 orang pelanggan.
Total pergerakan di Stasiun Padang mencapai 921.282 pelanggan dengan pertumbuhan sebesar 13,74 persen tahun ini. Kertapati mencatatkan kenaikan 13,78 persen menjadi 862.450 pergerakan, sedangkan Tanjungkarang meningkat 13,99 persen menuju 562.993 pergerakan.
Jaringan kereta api ini membuka akses antarkota bagi berbagai kebutuhan mobilitas warga di Sumatra. Layanan transportasi ini menghubungkan para penumpang menuju moda lanjutan, pusat perdagangan, serta kawasan pendidikan.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya turut memberikan penjelasan terkait perkembangan tersebut. Jalur kereta api Sumatra turut mempermudah akses masyarakat menuju berbagai fasilitas layanan publik dan destinasi wisata.
“Sumatra menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tumbuh dari banyak kota. KAI akan terus menjaga agar perjalanan kereta api hadir sebagai pilihan yang aman, nyaman, terjangkau, dan relevan bagi aktivitas masyarakat di setiap wilayah,” kata Wisnu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....