Sebanyak 760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026

  • 03 Okt 2026 22:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI Group melayani sebanyak 760.601 pelanggan warga negara asing sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
  • Stasiun Yogyakarta mencatatkan volume pergerakan wisatawan mancanegara tertinggi dengan melayani 93.189 penumpang.
  • Layanan kereta cepat Whoosh berhasil mengangkut 262.369 wisatawan asing dengan kontribusi terbanyak berasal dari Malaysia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 760.601 Warga Negara Asing (WNA) tercatat menggunakan layanan transportasi KAI Group hingga bulan Agustus 2026. Jumlah tersebut meliputi 498.232 pelanggan kereta jarak jauh dan lokal serta 262.369 penumpang Whoosh.

Manajemen KAI merilis data perkembangan angkutan penumpang tersebut pada Sabtu, 3 Oktober 2026 di Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 10.578.286 kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan pandangan mengenai tren mobilitas wisatawan tersebut. Kunjungan wisatawan mancanegara tersebut naik sekitar 5,38 persen dibandingkan periode sama pada tahun 2025.

“Lebih dari 760 ribu WNA menggunakan layanan KAI Group hingga Agustus 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa setelah tiba di Indonesia, perjalanan wisatawan berlanjut ke berbagai kota dengan kereta api maupun Whoosh. Mobilitas ini menjadi bagian penting dari perjalanan mereka menjelajahi destinasi di Indonesia,” ujar Anne.

Anne mencatat kenaikan pelanggan asing kereta api jarak jauh dan lokal mencapai 3,83 persen. KAI melayani 308.874 pelanggan asing pada semester pertama 2026 atau naik sebesar 2,54 persen.

“Pertumbuhannya terlihat jelas dalam rentang beberapa tahun. Dari sekitar 170 ribu pelanggan WNA pada delapan bulan pertama 2022, jumlahnya kini mendekati setengah juta. Ini menunjukkan kereta api semakin banyak masuk dalam pilihan perjalanan wisatawan asing dari satu kota ke kota lainnya,” kata Anne.

Ia menerangkan bahwa Stasiun Yogyakarta melayani sebanyak 93.189 pelanggan asing sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Aktivitas berikutnya diikuti Stasiun Gambir sebanyak 84.011 pelanggan serta Stasiun Bandung sebanyak 45.400 pelanggan.

“Data nasional menunjukkan wisatawan datang dari berbagai kawasan dunia, sementara data KAI menunjukkan perjalanan mereka kemudian tersebar ke banyak kota. Pola tersebut memberi gambaran bahwa transportasi antarkota memiliki peran yang semakin relevan dalam rangkaian perjalanan wisatawan selama berada di Indonesia,” ujar Anne.

Anne mencatat layanan kereta Whoosh telah melayani sebanyak 944.087 penumpang asing sejak mulai beroperasi. Malaysia menjadi negara asal penumpang Whoosh terbesar sebanyak 403.626 orang diikuti Singapura sejumlah 113.356 orang.

“Pada lintas Jakarta–Bandung, Whoosh memberikan pilihan perjalanan dengan waktu tempuh yang singkat. Sementara melalui KA jarak jauh dan lokal, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra. Kombinasi pilihan perjalanan tersebut memberi wisatawan lebih banyak alternatif untuk menyusun perjalanan selama berada di Indonesia,” kata Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menegaskan komitmen peningkatan mutu layanan transportasi. KAI Group sendiri telah melayani 351.602.397 pelanggan atau tumbuh 7,09 persen sepanjang tahun 2026.

“Ketika pariwisata Indonesia tumbuh, perjalanan wisatawan juga bergerak semakin luas. KAI Group akan terus menjaga layanan yang aman, nyaman, dan mudah digunakan agar transportasi berbasis rel dapat mendukung perjalanan wisatawan menuju semakin banyak destinasi di Indonesia,” ucap Wisnu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....