ISF 2026 Perkuat Kolaborasi Global untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

  • 03 Okt 2026 09:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • ISF 2026 perkuat kolaborasi global untuk pertumbuhan berkelanjutan dan ketahanan ekonomi
  • ISF 2026 membahas pertumbuhan rendah karbon, inovasi, teknologi, dan pembiayaan berkelanjutan.
  • ISF 2026 mempertemukan pemerintah, dunia usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan global

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2026 akan berlangsung di Jakarta pada 6-7 Oktober 2026. Para pemimpin perusahaan, investor, dan pengambil kebijakan global, akan berkumpul dan berdiskusi dalam forum tersebut.

Tahun ini, tema yang diusung pada ISF 2026 adalah “Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World”. Forum ini memasuki penyelenggaraan tahun keempat, dengan memperluas ruang kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut mencakup pemerintah, dunia usaha, investor, lembaga keuangan, akademisi, dan organisasi internasional. Pembahasan diarahkan pada pertumbuhan, inovasi, teknologi, serta pembiayaan untuk pembangunan berkelanjutan.

ISF 2026 juga memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan global mengenai pertumbuhan berkelanjutan. Forum ini mempertemukan gagasan, peluang pembiayaan, teknologi, dan kemitraan untuk menjawab tantangan pembangunan.

Pada hari pertama, ISF 2026 mengangkat fokus “Powering Low-Carbon Growth”. Sementara hari kedua mengusung tema “Enabling a Resilient & Liveable Future”.

Ketua Pelaksana ISF 2026, Rachmat Kaimuddin mengatakan agenda keberlanjutan semakin penting ditengah dinamika global. “Di tengah perubahan arah dan dinamika global, menjaga konsistensi agenda keberlanjutan menjadi semakin penting," ujar Rachmat Kaimuddin dalam siaran pers yang diterima hari Sabtu, 3 Oktober 2026.

Rachmat menilai pertumbuhan hijau perlu menjadi bagian dari strategi pembangunan Indonesia. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat ketahanan ekonomi, membuka peluang baru, dan menciptakan nilai jangka panjang.

Sedangkan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Shinta Kamdani, menyebut keberlanjutan semakin terkait dengan pertumbuhan dan daya saing dunia usaha. Menurutnya, transisi tersebut membuka ruang inovasi, penciptaan nilai, serta penguatan daya saing.

“ISF 2026 mempertemukan dunia usaha, investor, pemerintah, dan berbagai mitra strategis untuk melihat peluang tersebut dan mendorong kolaborasi yang dapat mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan resilient,” kata Shinta Kamdani, yang membidangi Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Keberlanjutan di (KADIN) Indonesia

ISF 2026 akan menghadirkan lebih dari 200 pembicara internasional, dalam sesi plenary dan thematic. Para pembicara berasal dari pemerintah, organisasi internasional, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan institusi global.

Turut hadir di antaranya Armida Salsiah Alisjahbana, Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (ESCAP). Kemudian Hashim Djojohadikusumo, utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Iklim dan Energi, serta Ketua KADIN Indonesia, Anindya Bakrie.

Sejak 2023, ISF berkembang sangat pesat sebagai platform yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan global. Penyelenggaraan perdana itu berhasil mencatat lebih dari 2.000 peserta, dari lebih 40 negara.

Sedangkan ISF 2024 dan 2025 masing-masing dihadiri lebih dari 11.000 peserta. Kedua penyelenggaraan tersebut juga menghadirkan lebih dari 100 pembicara, serta memfasilitasi lebih dari 30 MoU.

Capaian tersebut menjadi fondasi ISF 2026 untuk memperluas kolaborasi, dan memperkuat hubungan agenda keberlanjutan. Forum ini juga menghubungkan keberlanjutan, dengan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan dalam jangka panjang.

ISF 2026 terbuka bagi masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, akademisi, media, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Pendaftaran peserta dilakukan melalui situs resmi Indonesia International Sustainability Forum hingga 5 Oktober 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....