Kopi Asal Jabar Tembus Pasar Inggris, Ekspor Perdana 10 Ton Senilai Rp2,64 Miliar
- 23 Agt 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melepas ekspor 10 ton biji kopi mentah produksi Java Halu Coffee menuju Inggris dengan nilai USD155 ribu atau setara Rp2,64 miliar.
RRI.CO.ID, Bandung – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melepas ekspor 10 ton biji kopi mentah ke Inggris. Nilai ekspor kopi produksi Java Halu Coffee tersebut mencapai USD155 ribu atau setara Rp2,64 miliar.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, ini menunjukkan potensi kopi Indonesia bersaing di pasar global. Capaian tersebut juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi UMKM, pemerintah pusat dan daerah, serta pemangku kepentingan dalam ekosistem ekspor.
“Jika UMKM yang diberikan wadah dan pendampingan yang tepat, mereka sanggup menembus pasar dunia,” ujarnya, Sabtu 22 Agustus 2026. Fajarini berharap keberhasilan ini menjadi pemantik semangat UMKM kopi lainnya di Jawa Barat (Jabar) dan seluruh Indonesia.
Menurut dia, pelepasan ekspor tersebut menjadi contoh kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan UMKM berorientasi ekspor. Diharapkan kerja sama Kemendag dan Pemprov Jabar ini dapat mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing.
Java Halu Coffee telah mengembangkan ekspor ke pasar internasional sejak 2019. Di antaranya Timur Tengah, Jepang, Australia, Korea Selatan, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).
Pihak Kemendag mendukung perluasan pasar Java Halu Coffee melalui promosi dan fasilitasi akses pasar internasional. Pada 2023, perusahaan tersebut tampil di World of Coffee di Athena, Yunani, serta International Coffee & Chocolate Exhibition di Riyadh, Arab Saudi.
“Rekam jejak Java Halu Coffee di panggung internasional cukup jelas,” kata Puntodewi. “Kami juga mengapresiasi konsistensi perusahaan tersebut yang hampir setiap tahun hadir di Trade Expo Indonesia.”
Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, mengatakan potensi serta kualitas kopi provinsi tersebut sudah mampu menembus pasar internasional. Menurut dia, Pemprov Jabar akan terus mendorong produk unggulan daerah agar semakin dikenal dan diterima pasar global.
“Pelepasan ekspor ini menjadi bukti kopi asal Jabar dapat menembus pasar ekspor,” ujarnya. “Karena itu kami akan terus mendorong agar produk-produk unggulan Jawa Barat semakin diterima di pasar global.”
Direktur Java Halu Coffee, Rani Mayasari, mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pengembangan usaha dan pasar ekspor sejak 2019. Di antaranya Kemendag, Bank Indonesia (BI), Pemprov Jabar, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat.
“Satu momen membanggakan kami bisa menyumbangkan devisa bagi negara dan khususnya perekonomian Jabar,” ucapnya. “Dukungan serta kolaborasi strategis dari pemerintah pusat dan daerah membuat kami bisa seperti sekarang ini.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....