KKI 2026 Berdayakan UMKM dengan Semangat 'Beudaya MeusareSare'
- 21 Agt 2026 05:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bank Indonesia (BI) kembali menggelar acara tahunan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026
- Tahun ini mengedepankan tema besar "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing" dengan semangat Beudaya MeusareSare
- luring dan daring. Secara luring mengikutsertakan 550 UMKM dan secara daring mengikutsertakan 1.300 UMKM dari seluruh Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menggelar acara tahunan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Tahun ini mengedepankan tema besar "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing".
Tema itu diangkat sebagai bentuk upaya mendorong kebangkitan UMKM di wilayah terdampak bencana. Khususnya di Sumatera dan Nusa Tenggara Timur.
"Kita mengangkat semangat 'Beudaya MeusareSare' dari Aceh yang artinya Berdaya Bersama-Sama," kata Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti dalam pembukaan KKI 2026 di Jakarta Convention Center, Kamis, 20 Agustus 2026. Destry mengatakan, pengembangan UMKM yang dilakukan BI berlandaskan pada tiga strategi utama.
Pertama, menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang terintegrasi dan berdaya saing. Kedua, pengembangan UMKM tidak hanya fokus dari sisi produksinya tapi juga membantu memberikan pembiayaan inklusif yang berkelanjutan.
"Karena dalam KKI banyak bisnis matching dengan buyer dari dalam dan luar negeri untuk memperluas pasar," ucap Destry. Ketiga, BI mendorong akselerasi digitalisasi UMKM, melalui sistem pembayaran QRIS.
Untuk memperkuat sistem pembayaran, BI pada 17 Agustus kemarin meluncurkan Kartu Kredit Indonesia dan perluasan MDR QRIS nol persen.
KKI 2026, lanjut Destry, juga bentuk sinergi BI dengan Kementerian dan Lembaga lainnya, untuk bersama-sama memajukan UMKM. Dalam KKI kali ini, BI melibatkan 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis.
Pameran KKI 2026 diselenggarakan secara luring dan daring. Secara luring mengikutsertakan 550 UMKM dan secara daring mengikutsertakan 1.300 UMKM dari seluruh Indonesia.
Jumlah UMKM yang ikut serta meningkat dibandingkan KKI tahun 2025. Secara daring jumlah UMKM yang berpartisipasi sebanyak 1.100 UMKM, sedangkan secara luring 362 UMKM.
KKI 2026 menampilkan beragam produk UMKM hasil kurasi, mulai dari wastra, busana ready to wear, aksesori dan home decor. Juga ada produk kopi, makanan dan minuman olahan, hingga atraksi desa wisata.
Pameran KKI secara daring dapat diakses melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co.id. KKI 2026, yang merupakan penyelenggaraan ke-11 kalinya juga menghadirkan lima aspek kebaruan, diantaranya penerapan prinsip keberlanjutan.
Penerapan prinsip berkelanjutan diwujudkan melalui KKI Bijak dan pengembangan zona hijau. KKI Bijak menekankan zero emisi dan zero waste to landfill atau yang disebut double zero.
"Kenapa disebut double zero? pertama, seluruh emisi yang dihasilkan KKI tahun ini di-set up. Yaitu dengan penanaman pohon dan pembelian karbon kredit," kata Direktur Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau (DEIH), Bank Indonesia, Kurniawan Agung.
Kedua, semua sampah dari pengunjung dan penjual akan diolah kembali menjadi produk yang berdayaguna bagi lingkungan. "Sampah-sampah plastik diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi dan sampah organik diolah menjadi pupuk," ucap Kurniawan.
Kebaruan lainnya dari KKI tahun ini, tambahnya, menampilkan desa wisata sebagai tujuan wisata, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata. "Desa wisata ikut dipamerkan sebagai tujuan wisata agar desa-desa tersebut lebih maju," kata Kurniawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....