Sebelas IKM Kemenperin Bukukan Rp100 Juta dalam BTN IFW 2026, Buka Peluang Bisnis

  • 13 Agt 2026 22:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penjualan mencapai lebih dari 460 produk selama durasi pameran lima hari, menunjukkan daya saing produk lokal yang kuat.
  • Keikutsertaan dalam acara internasional ini membuka peluang kerja sama bisnis dan ekspansi pasar bagi pengrajin dan produsen lokal.
  • Sebelas industri kecil dan menengah binaan Kemenperin meraih transaksi senilai lebih dari Rp100 juta dalam Indonesia Fashion Week 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 11 industri kecil dan menengah (IKM) binaan Kemenperin membukukan nilai transaksi lebih dari Rp100 juta. Keikutsertaan dalam BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 juga membuka sejumlah peluang kerja sama bisnis.

Kepala Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) Dickie Sulistya Apriliyanto menyampaikan capaian tersebut. Ia mengatakan transaksi berasal dari penjualan lebih dari 460 produk selama lima hari pameran.

“Selama lima hari pelaksanaan pameran, 11 IKM binaan BPIFK berhasil membukukan penjualan lebih dari 460 produk. Dengan total nilai transaksi melampaui Rp100 juta,” ujar Dickie dalam keterangannya, Kamis, 13 Agustus 2026.

Selain penjualan langsung, IKM binaan BPIFK memperoleh sejumlah peluang kerja sama bisnis setelah pameran. Peluang tersebut mencakup distribusi, kolaborasi pengembangan produk, pengadaan produk, hingga kesempatan mengikuti pameran di Malaysia.

Arae menjajaki kerja sama dengan salah satu lembaga yang mempromosikan produk lokal di pasar luar negeri sebagai calon distributor. Marline Indonesia memperoleh peluang kolaborasi dengan artis dan influencer.

Marline Indonesia juga menjajaki pengembangan aksesori dan kancing khusus bersama salah satu jenama aksesori terkemuka nasional. Sementara itu, Shalda memperoleh peluang pengadaan kain khusus untuk sebuah jenama fesyen produk anak.

Pucok menjajaki kolaborasi pengembangan motif Aceh untuk koleksi busana dan publikasi motif Nusantara. Pucok juga memperoleh peluang untuk berpartisipasi dalam pameran di Malaysia.

Eboni Watch menjajaki pengembangan desain produk bersama salah satu outlet aksesori terkemuka di Indonesia. Berbagai penjajakan tersebut menunjukkan pameran dapat menjadi pintu masuk bagi IKM untuk memperluas jaringan bisnis setelah kegiatan berakhir.

Dickie menjelaskan BPIFK memfasilitasi 11 IKM alumni Program Creative Business Incubator (CBI) dalam BTN IFW 2026. Peserta tersebut berasal dari Aceh, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Kesebelas IKM tersebut terdiri atas Pucok, Koto Batu, Marline Indonesia, Arae. Selain itu juga terdapat Winkle World, Delta, Cloth Inc, Eboni Watch, Shalda, Ulur Wiji, serta Kominela.

Kementerian Perindustrian melalui BPIFK mengikuti BTN IFW 2026 bersama Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Pameran berlangsung pada 29 Juli-2 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC).

Kementerian Perindustrian memfasilitasi IKM untuk menjangkau konsumen, calon pembeli, dan mitra usaha melalui pameran tersebut. Fasilitasi itu juga memberi pengalaman langsung kepada pelaku usaha dalam memanfaatkan pameran untuk promosi, pemasaran, dan pengembangan jejaring bisnis.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan keikutsertaan IKM dalam pameran dapat memperkenalkan produk sekaligus memperluas jejaring usaha. Pameran juga menjadi kesempatan bagi IKM memperoleh wawasan mengenai kebutuhan dan tren pasar sebagai bahan pengembangan usaha.

“Keikutsertaan IKM fesyen dan kriya dalam pameran menjadi kesempatan. Untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring usaha, sekaligus membuka peluang kemitraan,” ujar Agus.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita menyebut BTN IFW 2026 menunjukkan besarnya potensi pasar industri fesyen dan kriya nasional. Pameran tersebut menghadirkan lebih dari 200 desainer, 500 peserta pameran yang merupakan jenama fesyen, serta sekitar 4.000 pekerja kreatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....