Commuter Line Melayani 178 Juta Perjalanan Selama Semester I 2026
- 01 Agt 2026 23:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia melayani 178.001.308 perjalanan Commuter Line Jabodetabek sepanjang Januari hingga Juni 2026.
- Layanan Commuter Line mencatat rata-rata 1,05 juta perjalanan harian pada hari kerja dengan persentase dominan 76,2 persen.
- KAI menambah jumlah stasiun operasional menjadi 85 lokasi serta meningkatkan frekuensi perjalanan harian KRL mencapai 1.063 perjalanan.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat Commuter Line Jabodetabek melayani 178.001.308 perjalanan pada Januari hingga Juni 2026. BUMN tersebut merilis data resmi ini pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026 di Jakarta.
Rata-rata volume pengguna Commuter Line pada hari kerja mencapai 1,05 juta perjalanan setiap hari. Angka harian tersebut mencatatkan kenaikan 29,3 persen dibandingkan rerata akhir pekan sebanyak 813,6 ribu perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan penjelasan mengenai pola perjalanan kereta suburban tersebut. Sekitar 135,7 juta perjalanan atau 76,2 persen seluruh mobilitas penumpang berlangsung sepanjang hari kerja.
“Di dalam setiap perjalanan terdapat harapan yang dibawa dari rumah. Ada orang tua yang berangkat bekerja untuk biaya sekolah anaknya, ada pekerja yang mengejar waktu agar penghasilannya tetap terjaga, serta ada pedagang dan pelaku usaha yang menggantungkan aktivitasnya pada kelancaran perjalanan. Mereka adalah tulang punggung keluarga yang setiap hari mempercayakan perjalanannya kepada Commuter Line,” ujar Anne.
Anne menyoroti kondisi kepadatan seluruh penumpang yang kerap terjadi pada jam sibuk operasional layanan kereta. Kepadatan puncaknya terakumulasi pada pagi hari serta sore hari sewaktu masyarakat berangkat dan pulang kerja.
“Ketika pelanggan berdesakan pada jam sibuk, yang kita lihat bukan sekadar tingginya permintaan perjalanan. Di sana ada para tulang punggung keluarga yang berusaha tiba di tempat kerja tepat waktu dan pulang membawa hasil jerih payahnya. Karena itu, peningkatan kapasitas menjadi kebutuhan yang perlu dijawab bersama,” kata Anne.
Ia menegaskan pentingnya langkah penguatan kapasitas seluruh infrastruktur untuk meningkatkan kenyamanan pelayanan transportasi perkotaan. Upaya tersebut mencakup penambahan sarana kereta, pengembangan stasiun, hingga optimalisasi sistem persinyalan jaringan kelistrikan.
“Dukungan Pemerintah terhadap penambahan sarana dan penguatan prasarana sangat berarti bagi masyarakat. Setiap tambahan kapasitas akan menghadirkan ruang perjalanan yang lebih layak, mengurangi kepadatan, dan memberikan kenyamanan lebih baik bagi jutaan pelanggan yang menggantungkan mobilitas hariannya pada Commuter Line,” ucap Anne.
Jumlah pengguna layanan tercatat mencapai 328,2 juta pada 2024 serta 349,3 juta perjalanan 2025. Jumlah stasiun operasional juga berkembang dari 71 lokasi pada 2015 menjadi 85 stasiun 2026.
Lintas Bogor melayani 155 juta perjalanan penumpang sepanjang tahun 2025 sebagai koridor terpadat utama. Sementara koridor Cikarang mencatatkan 85,9 juta perjalanan disusul jalur Rangkasbitung sebanyak 77,6 juta perjalanan.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menyampaikan pandangan mengenai keberlanjutan layanan publik. Kehadiran Stasiun Jatake serta Stasiun Jakarta International Stadium memperluas jaringan aksesibilitas kawasan hunian masyarakat.
“Bagi sebagian orang, perjalanan dengan Commuter Line mungkin terlihat sebagai rutinitas. Namun, bagi jutaan tulang punggung keluarga, perjalanan itu adalah bagian dari perjuangan untuk menjaga dapur tetap menyala, membiayai pendidikan anak, serta membawa harapan pulang ke rumah. Setiap peningkatan kapasitas berarti perjalanan yang lebih layak bagi mereka yang setiap hari bekerja untuk orang-orang yang dicintainya,” kata Wisnu.
Lintas Tangerang mencatat 27,3 juta perjalanan serta jalur Tanjung Priok melayani 3,5 juta penumpang. Operasional harian KRL mengalami pertumbuhan 21 persen dari 881 perjalanan menjadi 1.063 perjalanan harian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....