Pemerintah Buka Sekolah Nasional Terintegrasi di 17 Daerah

  • 31 Jul 2026 01:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menyelenggarakan program Sekolah Nasional Terintegrasi di 17 kabupaten dan kota untuk mempercepat pemerataan mutu pendidikan.
  • Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA tanpa sistem asrama serta bebas biaya.
  • Badan Komunikasi Pemerintah membuka pendaftaran murid baru kelas VII dan X secara daring melalui portal resmi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menyelenggarakan program Sekolah Nasional Terintegrasi di 17 kabupaten dan kota pada Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini menjangkau 13 provinsi guna mempercepat pemerataan mutu pendidikan berkualitas bagi masyarakat daerah.

Pemerintah mencatat hanya empat persen kecamatan yang memiliki fasilitas pendidikan SMP serta SMA bermutu. Badan Komunikasi Pemerintah merilis data capaian mutu pendidikan nasional tersebut pada Senin, 27 Juli 2026.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan urgensi penguatan ekosistem pembelajaran daerah. Pembangunan fisik sekolah harus berjalan seiring dengan perbaikan mutu pengajaran secara menyeluruh di daerah.

"Karena itu, pemerataan mutu pendidikan harus dipercepat, bukan hanya dengan membangun sekolah, tetapi juga dengan memperkuat ekosistem pembelajaran di daerah," ujar Qodari.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengoordinasikan penggabungan jenjang SMP dan SMA dalam satu ekosistem. Para siswa akan mempelajari kurikulum nasional melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam berbasis STEAMS di sekolah.

Program pendidikan ini memberikan fasilitas pengembangan karakter serta bakat murid secara gratis tanpa asrama. Skema tersebut menghadirkan alternatif pendidikan bermutu tinggi yang sangat mudah dijangkau dari rumah warga.

Qodari menjelaskan manfaat luas dari program Sekolah Nasional Terintegrasi bagi pengembangan sekolah di sekitarnya. Sekolah ini berfungsi sebagai pusat peningkatan kompetensi guru dan tempat berbagi praktik baik pembelajaran.

"SNT bukan hanya menghadirkan layanan pendidikan bermutu yang lebih dekat, tetapi juga menjadi katalisator agar mutu pendidikan di berbagai wilayah dapat tumbuh, berkembang, dan maju bersama," kata Qodari.

Layanan pendidikan terintegrasi ini melengkapi program pemerintah lainnya seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda. Ketiga program tersebut mengusung sasaran berbeda untuk memastikan seluruh anak bangsa berkembang secara optimal.

Pemerintah membuka fasilitas sekolah tersebut di Kabupaten Bogor, Cianjur, Gowa, hingga Ibu Kota Nusantara (IKN). Wilayah lain mencakup Kota Subulussalam, Tarakan, Donggala, Minahasa Utara, Kupang, hingga Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Ia menegaskan bahwa penerimaan murid baru dibuka khusus untuk calon siswa kelas VII dan X. Kegiatan belajar mengajar memanfaatkan fasilitas daerah sembari menunggu penyelesaian fisik kampus permanen milik sekolah.

"Pendaftaran diprioritaskan bagi calon murid dari kabupaten atau kota tempat SNT berada. Seleksi dilaksanakan melalui tahapan administrasi dan tes skolastik sesuai petunjuk teknis," ucapnya.

Seluruh proses pendaftaran calon murid baru dilakukan secara daring melalui portal resmi milik pemerintah. Dinas pendidikan setempat mendampingi warga masyarakat secara aktif selama tahapan pendaftaran program tersebut berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....