Pertamina Pastikan 13 SPBU Palembang Salurkan Biosolar 24 Jam

  • 23 Jul 2026 23:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 13 SPBU di Palembang selama 24 jam untuk melayani kebutuhan Biosolar.
  • Direktur Utama Mars Ega Legowo Putra menginspeksi langsung implementasi Program Subsidi Tepat di wilayah Palembang.
  • Pendaftaran Program Subsidi Tepat secara nasional mencatat lebih dari 3,9 juta kendaraan berbahan Biosolar.

RRI.CO.ID, Palembang - Sebanyak 13 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Palembang menyalurkan Biosolar bersubsidi selama 24 jam. Layanan operasional nonstop tersebut bertujuan untuk mengurai antrean panjang kendaraan angkutan barang pada malam hari.

Penyedia jasa juga membuka delapan jaringan tambahan sejak pukul 21.00 hingga 05.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Langkah strategis ini merupakan bentuk kolaborasi erat antara Pertamina Patra Niaga dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan.

Direktur Utama (Dirut) Mars Ega Legowo Putra meninjau langsung pelayanan SPBU pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan tersebut menyasar SPBU nomor 23.301.34 Noerdin Pandji dan SPBU nomor 23.301.29 Kebun Bunga.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelayanan sekaligus mengawasi implementasi Program Subsidi Tepat di lapangan. Mars Ega memantau proses distribusi Biosolar subsidi dengan sistem pemindaian kode respon cepat atau QR Code.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyampaikan komitmen pelayanan terbaik kepada konsumen. Ia sempat berdialog langsung dengan sejumlah pengemudi truk guna mendengarkan masukan terkait pengisian bahan bakar.

"Kami ingin memastikan masyarakat yang berhak mendapatkan Biosolar bersubsidi memperoleh pelayanan yang nyaman. Karena itu kami hadir langsung di lapangan untuk melihat pelayanan, mendengar masukan konsumen, sekaligus memastikan Program Subsidi Tepat berjalan lancar," ujar Mars Ega.

Secara nasional, pendaftaran Program Subsidi Tepat mencatat lebih dari 3,9 juta unit kendaraan berbahan Biosolar. Sementara itu, pemilik mobil jenis Pertalite yang sudah terdaftar resmi telah menembus angka 12 juta unit.

Penerapan sistem digital ini bertujuan agar penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi menjadi tepat sasaran. Pihak korporasi juga merilis data pencapaian pendaftaran subsidi tersebut pada hari Kamis, 23 Juli 2026.

Executive General Manager Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) Alexander Susilo menerangkan ketersediaan bahan bakar. Seluruh stasiun pengisian setempat terus mendapat jaminan pasokan aman demi mendukung mobilitas harian warga.

"Layanan ini merupakan hasil koordinasi dan sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan Biosolar bersubsidi kepada masyarakat. Kami juga terus memastikan pasokan BBM dalam kondisi aman sehingga pelayanan di seluruh SPBU dapat berjalan optimal," kata Alexander.

Sinergi intensif dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjaga keandalan distribusi energi. Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan pelayanan publik terbaik bagi seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....