Penumpang KA Siliwangi Tembus 680 Ribu Orang hingga Mei 2026

  • 25 Jun 2026 02:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kereta Api Siliwangi melayani sebanyak 680.541 penumpang sepanjang bulan Januari hingga Mei 2026.
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) menawarkan tarif perjalanan yang sangat terjangkau bagi masyarakat lokal.
  • Peningkatan jumlah penumpang kereta api ikut mendorong geliat perekonomian pelaku usaha di sekitar stasiun.

RRI.CO.ID, Sukabumi - Kereta Api Siliwangi relasi Sukabumi menuju Cipatat pulang pergi melayani sebanyak 680.541 pelanggan lokal. Realisasi tersebut mengalami peningkatan sebesar 5,75 persen dari capaian tahun lalu sebanyak 643.564 orang.

Badan usaha milik negara tersebut merilis data mobilitas warga pada hari Rabu, 24 Juni 2026. Armada kereta api kelas ekonomi itu melayani rute perjalanan sebanyak enam kali dalam setiap harinya.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba memaparkan fungsi armada ini. Layanan angkutan massal tersebut memfasilitasi keberangkatan dari tiga stasiun di Sukabumi dan enam stasiun lainnya.

“Dengan tarif mulai Rp2.000 hingga Rp5.000, KA Siliwangi memberi ruang bagi keluarga untuk merencanakan perjalanan yang hemat, tertib, aman, dan nyaman. Relasi Sukabumi–Cipatat pp juga membantu masyarakat menjangkau Cianjur dan wilayah sekitarnya dengan biaya yang ringan,” ujar Anne.

Pada Januari 2026 kereta mengangkut sebanyak 148.777 orang lalu pada Februari turun menjadi 120.875 pelanggan. Selanjutnya jumlah pengguna jasa tercatat mencapai 153.729 penumpang pada periode Maret tahun yang sama.

Sebanyak 122.038 orang telah menggunakan layanan kereta api lokal tersebut sepanjang bulan April 2026. Sementara itu jumlah keterangkutan penumpang kembali naik menjadi sebanyak 135.122 orang pada bulan berikutnya.

Anne mengutarakan masa libur sekolah dapat dimanfaatkan oleh orang tua untuk mendidik buah hati. Pemesanan tiket kereta api lokal ini sudah bisa diakses lewat aplikasi digital secara mudah.

“Libur sekolah bisa menjadi waktu yang baik bagi orang tua untuk mengenalkan anak pada perjalanan kereta api. Anak dapat belajar datang lebih awal, antre dengan tertib, duduk sesuai tempat, menjaga kebersihan, serta menghargai sesama pelanggan selama perjalanan,” kata Anne.

Aktivitas para penumpang di stasiun memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha makanan setempat. Kehadiran stasiun kecil juga turut menghidupkan sektor transportasi lanjutan dan perdagangan tradisional di sekitarnya.

Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya turut menjelaskan manfaat rute. Tarif rute Sukabumi menuju Cianjur mencapai Rp3.000 sedangkan biaya perjalanan menuju Cipatat hanya Rp5.000 saja.

“KA Siliwangi dekat dengan rutinitas masyarakat. Ada pelanggan yang berangkat sekolah, bekerja, berdagang, berkunjung ke keluarga, hingga berwisata bersama anak-anak. Dengan tarif yang ramah kantong, layanan ini menjadi pilihan yang relevan untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan selama masa libur sekolah,” kata Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....