BUMN Danantara Tancap Gas, Laba Melonjak hingga 230%

  • 20 Jun 2026 10:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pengelolaan Danantara mulai menunjukkan hasil
  • Sejak pembentukan Danantara pada 2025, pemerintah mendorong pengelolaan BUMN yang lebih terintegrasi.

RRI.CO.ID, Jakarta – Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pengelolaan Danantara mulai menunjukkan hasil. Setelah mencatatkan kinerja melampaui target sepanjang 2025, sejumlah perusahaan pelat merah kembali membukukan pertumbuhan laba yang signifikan.

Data kinerja unaudited menunjukkan tren positif di beberapa BUMN strategis. PT Pelindo membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,01 triliun, melonjak 94% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pupuk Indonesia Group mencatatkan kinerja yang lebih agresif dengan laba bersih mencapai Rp6,70 triliun,. Atau ini tumbuh 230% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian tersebut menjadi sorotan dalam pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. Pihaknya membahas evaluasi kinerja sekaligus memastikan agenda transformasi BUMN tetap berjalan sesuai target.

Menurut Dony, keberhasilan BUMN melampaui target kinerja pada 2025 menjadi sinyal. Bahwa strategi transformasi yang dijalankan mulai membuahkan hasil nyata.

“Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang nyata. Yang penting ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik,” kata Dony lewat keterangannya, Sabtu, 20 Juni 2026.

Ia menegaskan, tantangan berikutnya bukan hanya menjaga pertumbuhan kinerja, melainkan memastikan perbaikan tata kelola berlangsung secara berkelanjutan. Transparansi dan akuntabilitas juga dinilai menjadi fondasi penting agar transformasi BUMN mendapat kepercayaan publik.

Sejak pembentukan Danantara pada 2025, pemerintah mendorong pengelolaan BUMN yang lebih terintegrasi. Dengan pendekatan berbasis data dan pengawasan yang lebih ketat.

Hasilnya, secara akumulatif kinerja BUMN pada tahun lalu berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Tren positif yang berlanjut pada 2026 dinilai menjadi modal penting bagi BUMN untuk memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

“Yaitu melalui peningkatan profitabilitas, efisiensi operasional, maupun optimalisasi layanan publik. Ke depan, BP BUMN dan Danantara memastikan perkembangan kinerja perusahaan-perusahaan negara akan terus dipublikasikan,” ucap Dony.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterbukaan informasi sekaligus menunjukkan progres transformasi BUMN kepada masyarakat. Dengan laba sejumlah BUMN tumbuh pada awal tahun ini, pasar kini menanti apakah momentum positif tersebut dapat dipertahankan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....