KAI Pulihkan Operasional Lin Cikarang dan 96 Pelanggan telah Kembali
- 09 Mei 2026 22:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI mencatat sebanyak 96 pelanggan terdampak insiden Stasiun Bekasi Timur telah kembali ke rumah masing-masing.
- Tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api pada lintas Cikarang menunjukkan peningkatan pemulihan mencapai angka 85 persen.
- Petugas masih memberlakukan pembatasan kecepatan kereta pada kisaran 60 hingga 80 kilometer per jam demi keselamatan.
RRI.CO.ID, Bekasi - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan perjalanan Commuter Line lintas Cikarang telah pulih pada Sabtu, 9 Mei 2026. Perusahaan tersebut juga mencatat kepulangan 96 pelanggan terdampak insiden Bekasi Timur menuju rumah tinggal masing-masing.
Petugas masih melakukan pembatasan kecepatan kereta api pada 60-80 kilometer per jam di lintas tersebut. KAI juga menginformasikan rilis data mengenai 41 barang milik pelanggan yang masih menunggu pengambilan di posko.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan kebijakan pembatasan tersebut demi menjaga aspek keselamatan perjalanan kereta. Langkah ini diambil agar proses pengecekan jalur serta pemulihan operasional dapat berjalan dengan sangat baik dan lancar.
“Pembatasan kecepatan ini masih diperlukan agar proses pengecekan dan pemulihan operasional dapat berjalan dengan baik serta tetap menjaga aspek keselamatan perjalanan. Kami memahami kondisi ini berdampak kepada keterlambatan perjalanan kereta api, khususnya Commuter Line lintas Cikarang, dan kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan,” ujar Anne.
Pihak manajemen melaporkan tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta menunjukkan tren pemulihan yang cukup signifikan setiap harinya. Anne merilis data pada 8 Mei 2026 yang menunjukkan angka ketepatan waktu kedatangan mencapai 85 persen.
“Secara paralel KAI terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar perjalanan kereta api semakin pulih dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan,” ujar Anne.
Sebanyak 12 pelanggan lainnya dilaporkan masih menjalani perawatan intensif pada sejumlah rumah sakit akibat kejadian tersebut. KAI menjamin pendampingan bagi seluruh korban luka akan terus dilakukan secara berkala melalui komunikasi intensif pihak terkait.
“Kami terus menjaga komunikasi dengan rumah sakit, keluarga, dan pihak terkait agar setiap proses pendampingan berjalan lancar. Pelanggan yang masih dirawat terus kami pantau, sementara pelanggan yang telah kembali ke rumah juga tetap mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan,” ujar Anne.
Anne menyampaikan layanan klaim biaya pengobatan mandiri dapat diajukan dengan melengkapi sejumlah dokumen administrasi yang dibutuhkan. Layanan tersebut dapat diakses melalui Posko Informasi Stasiun Bekasi Timur maupun call center 0812-9660-5747.
Petugas keamanan stasiun sudah menemukan 121 barang milik pelanggan yang tertinggal pada saat peristiwa tersebut berlangsung. Verifikasi data kepemilikan barang sedang dilakukan agar proses serah terima berjalan secara tepat sasaran.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya memastikan posko informasi akan tetap beroperasi sampai 11 Mei 2026. Pihak KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan selama masa pemulihan operasional dan kesehatan pasca insiden terjadi.
“KAI akan terus mendampingi pelanggan dan keluarga selama proses pemulihan berlangsung sambil memastikan operasional perjalanan kereta api terus bergerak ke arah yang semakin baik dan aman,” kata Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....