Kemendag Lepas Ekspor Perdana Yogurt Indonesia Senilai Rp1,13 Miliar ke Vietnam

  • 07 Mei 2026 12:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Produsen yogurt asal Indonesia melakukan ekspor perdana produknya ke Vietnam senilai Rp1,13 miliar.

RRI.CO.ID, Bogor – Pelepasan ekspor perdana produk yogurt menuju Vietnam berlangsung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 6 Mei 2026. Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Fajarini Puntodewi, memimpin acara pemberangkatan dua kontainer komoditas tersebut.

Produk pangan asal Indonesia ini berhasil mencatatkan nilai pengiriman sebesar USD65 ribu. Capaian ekspor tersebut setara dengan Rp1,13 miliar sebagai devisa sektor industri makanan.

Puntodewi mengatakan pencapaian ekspor ini merupakan bukti nyata kualitas produk dalam negeri. Keberhasilan menembus pasar Vietnam menunjukkan daya saing yogurt nasional yang semakin kuat di Asia.

“Pelepasan ekspor perdana oleh PT Cisarua Mountain Dairy Tbk merupakan bukti kemampuan produk Indonesia mengikuti selera pasar,” ujarnya. Menurut Dirjen, ini semakin meneguhkan posisi dan daya saing produk yogurt nasional di pasar Asia.

Kinerja penjualan produk olahan susu ke luar negeri menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Nilai ekspor sektor ini mencapai angka USD71,68 juta sepanjang tahun lalu.

Pertumbuhan yang signifikan kembali terlihat pada awal 2026 dengan kenaikan sebesar 63,43 persen. Nilai pengiriman produk olahan susu menyentuh angka USD14,81 juta selama dua bulan pertama.

Khusus untuk komoditas yogurt, nilai transaksi internasional mencapai USD1,45 juta pada awal 2025. Ini berarti naik 50,30 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Puntodewi menegaskan pentingnya sinergi untuk memperkokoh posisi komoditas Indonesia di pasar dunia. Menurut dia, produk bernilai tambah kini mulai diterima dengan baik oleh konsumen di pasar nontradisional.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersinergi demi memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global,” ucapnya. Menurut dia, pelepasan ekspor yogurt ini membuktikan produk olahan susu bernilai tambah dapat diterima oleh pasar internasional.

Direktur Manufaktur PT Cisarua Mountain Dairy, Pamungkas Bayu Triprasetyo, mengatakan ekspansi ke Vietnam merupakan upaya mendorong pertumbuhan ekspor nasional. Menurut dia, industri makanan dan minuman Indonesia akan terus memperkuat kontribusinya di kancah global.

Pamungkas mengatakan perusahaan sangat optimistis terhadap prospek permintaan di pasar internasional. “Penerimaan konsumen dan pertumbuhan pasar membuat permintaan terhadap produk yogurt Indonesia akan terus meningkat," kata Pamungkas.

Perusahaan industri makanan lokal ini memproduksi 656 ton yogurt setiap hari. Sebelumnya produk tersebut berhasil menembus pasar Malaysia, Hong Kong, hingga Palestina.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....