Bukan BBM, Harga Plastik Naik Jadi Keluhan Utama UMKM

  • 27 Apr 2026 14:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti tekanan lain yang kini dirasakan, yakni lonjakan harga plastik akibat terganggunya pasokan global
  • Pemerintah mencari bahan baku alternatif dari India, Afrika, hingga Amerika

RRI.CO.ID, Jakarta - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dinilai tidak menjadi persoalan utama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti tekanan lain yang kini dirasakan, yakni lonjakan harga plastik akibat terganggunya pasokan global.

Menurutnya, mayoritas UMKM masih bergantung pada energi bersubsidi seperti Pertalite, solar subsidi, dan LPG 3 kg. Dan saa ini harganya tetap dijaga pemerintah.

Karena itu, kenaikan BBM nonsubsidi tidak memberikan dampak signifikan terhadap operasional usaha kecil. Namun di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa pelaku UMKM kini lebih banyak mengeluhkan kenaikan harga plastik.

“Kondisi ini dipicu oleh terganggunya pasokan nafta dari kawasan Timur Tengah, yang menjadi bahan baku utama industri plastik. Karena pasokan nafta dari Timur Tengah terganggu,” ujar Maman kepada wartawan di Jakarta, Senin, 27 April 2026.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah tengah menyiapkan langkah diversifikasi pasokan bahan baku. Kementerian UMKM telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan guna mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari Timur Tengah.

Pohaknya kini mencari bahan baku alternatif dari India, Afrika, hingga Amerika. “Langkah ini penting agar keberlangsungan usaha UMKM tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi rantai pasok industri,” ucap Maman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....