KAI Group Layani 128 Juta Penumpang pada Triwulan I 2026
- 10 Apr 2026 22:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI Group melayani 128,05 juta pelanggan selama triwulan pertama tahun 2026 dengan pertumbuhan 9,97 persen.
- Kenaikan jumlah penumpang terjadi di seluruh segmen layanan mulai dari komuter, kereta bandara, hingga kereta cepat.
- Kereta api Makassar-Parepare mencatatkan persentase pertumbuhan volume penumpang tertinggi dibandingkan seluruh layanan kereta api lainnya.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani sebanyak 128.055.072 pelanggan sepanjang Triwulan I 2026. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan operasional sebesar 9,97 persen jika dibandingkan realisasi pada tahun 2025.
Pertumbuhan tersebut mencakup semua layanan angkutan penumpang kereta dari jarak jauh hingga layanan kereta komuter. Jumlah penumpang pada triwulan pertama 2025 adalah sebanyak 116.451.006 orang di seluruh jaringan layanan.
“Kereta api semakin memikat masyarakat karena mampu menjawab kebutuhan perjalanan yang beragam. Dari aktivitas harian hingga perjalanan antarkota, semuanya terhubung dalam satu sistem layanan yang kini semakin terintegrasi,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, Jumat, 10 April 2026.
Layanan kereta api jarak jauh dan lokal berhasil mengangkut 14.515.350 pelanggan sepanjang tiga bulan awal 2026. Angka kenaikan ini mencapai 18,40 persen dari periode tahun 2025 yang hanya mencapai 12.261.632 pelanggan.
Layanan Kereta Komuter Indonesia (KAI Commuter) telah mengangkut 101.382.889 orang dengan pertumbuhan 8,11 persen tahun ini. Total pelanggan komuter pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebanyak 93.773.976 orang saja.
“Setiap hari, jutaan masyarakat di berbagai kota mengandalkan Commuter Line untuk berpindah dari rumah ke tempat kerja, sekolah dan kembali lagi,” ujarnya.
| Baca juga: KAI Catat Pengguna KRL Turun Dampak WFH ASN |
Pelanggan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek meningkat 22,10 persen hingga mencapai jumlah sebanyak 7.754.946 orang. Sektor layanan transportasi udara melalui KAI Bandara turut mencatat kenaikan jumlah penumpang hingga sebesar 8,48 persen.
“Di Medan, KA Srilelawangsa menghubungkan masyarakat dengan Bandara Kualanamu. Di Yogyakarta, KA Bandara YIA membawa penumpang menuju kawasan wisata dan pusat aktivitas,” ujarnya.
Jumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh mencapai 1.408.815 orang sepanjang Januari-Maret. Layanan transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) Sumatra Selatan juga bertumbuh dengan total 1.084.242 pelanggan.
Kereta api Makassar-Parepare telah mencatat pertumbuhan yang sangat tinggi hingga sebesar 66,45 persen sepanjang tahun ini. Layanan KAI Wisata turut menyumbang 78.134 pelanggan dengan angka pertumbuhan fantastis mencapai 110,10 persen per tahun.
“Angka-angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Kereta api kini menjadi bagian dari keseharian, digunakan oleh berbagai kalangan dengan kebutuhan yang beragam, dan menghubungkan perjalanan dalam satu ekosistem yang semakin terintegrasi,” kata Wisnu Pramudya, Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....