Rekor Baru, Penyerapan Beras Indonesia Tembus 1,3 Juta Ton

  • 31 Mar 2026 09:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penyerapan beras dalam negeri mencapai 1,3 juta ton
  • Penyerapan beras tertinggi sepanjang sejarah
  • Penyerapan beras diperkirakan meningkat hingga April
  • Penyerapan memperkuat Cadangan Beras Pemerintah
  • Stok beras nasional mencapai 4,3 juta ton
  • Pemerintah lebih siap menghadapi musim kemarau
  • Penyerapan beras meningkatkan harga gabah petani
  • Inflasi beras relatif stabil

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengatakan penyerapan beras dalam negeri mencapai 1,3 juta ton. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Amran mengatakan penyerapan beras akan terus ditingkatkan hingga April. Penyerapan beras diperkirakan bisa mencapai 2,3 juta ton.

"Insyaallah pangan aman. Sekarang serapan kita 1,3 juta ton," katanya dalam rilis resmi Bapanas, Senin 30 Maret 2026.

Amran mengatakan penyerapan beras tersebut memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah. Pemerintah optimistis lebih siap menghadapi musim kemarau tahun ini.

Ia mengatakan stok beras nasional saat ini tertinggi sepanjang sejarah. Stok beras mencapai 4,3 juta ton dan diperkirakan meningkat bulan depan.

"Stok hari ini tertinggi yaitu 4,3 juta ton. Bulan depan perkiraan 5 juta ton lebih," katanya.

Amran mengatakan peningkatan penyerapan beras berasal dari produksi dalam negeri. Pemerintah memprioritaskan penyerapan hasil panen petani dalam negeri.

Data Badan Pangan Nasional menunjukkan penyerapan beras kuartal pertama meningkat signifikan. Realisasi penyerapan mencapai sekitar 1,39 juta ton setara beras.

Pemerintah menilai peningkatan penyerapan memperkuat cadangan beras pemerintah. Kondisi ini membuat pemerintah lebih siap menghadapi musim kemarau.

Sementara itu Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyerapan beras tertinggi sepanjang sejarah. Penyerapan Januari hingga Maret mencapai 1,3 juta ton.

"Penyerapannya 1,3 juta ton Januari sampai Maret. Itu sepanjang sejarah tertinggi," ucapnya.

Rizal mengatakan Bulog akan terus meningkatkan penyerapan beras dalam negeri. Bulog menargetkan stok beras terus meningkat hingga akhir bulan.

Ia mengatakan peningkatan penyerapan beras juga berdampak pada harga gabah petani. Harga gabah petani menjadi lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Inflasi beras juga relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan stabilitas pangan nasional tetap terjaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....