AHY: Pengembangan Kereta Cepat ke Jatim Tunggu Restrukturisasi Keuangan Operator
- 12 Mar 2026 08:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Pengembangan proyek kereta cepat Whoosh hingga ke Jawa Timur rencananya akan tetap dilanjutkan. Namun, hal itu dilakukan bersamaan dengan restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku operator.
Demikian disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu 11 Maret 2026. Menurut dia, pihaknya telah bertemu Danantara Indonesia dan Kementerian Keuangan terkait rencana operasi kereta cepat hingga Banyuwangi.
“Tahapan hari ini kita lakukan paralel,” ujarnya. Menurut AHY, pemerintah akan tetap mengembangan proyek lanjutan kereta cepat sembari memastikan penyelesaian restrukturisasi keuangan operatornya.
Menko menegaskan penyelesaian persoalan keuangan operator menjadi faktor penting bagi kelanjutan proyek tersebut.Menurut dia, hal ini akan mempengaruhi rencana besar pengembangan jaringan kereta cepat.
"Sebaiknya dipastikan (restrukturisasi keuangan) kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tuntas,” ujarnya. Artinya, lanjut dia, solusinya sudah bisa dicapai dengan baik sebelum mengembangkan proyek tersebut.
AHY menegaskan pemerintah masih memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan layanan kereta cepat. Ini diharapkan dapat memperluas manfaat transportasi modern bagi masyarakat.
Menurut Menko, keberlanjutan proyek Whoosh hingga wilayah timur Pulau Jawa dapat memberikan dampak besar bagi pembangunan daerah. Kehadiran jalur kereta cepat dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang lintasan.
"Kalau Jakarta-Surabaya bisa ditempuh sekitar tiga jam saja dengan kereta, ini akan mengubah peta pembangunan,” ucapnya. “Ini sekaligus akan menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang jalur.”