Dirut KCI: Peluang Pasar Pembayaran Digital KRL Besar
- 12 Mar 2026 02:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan potensi pasar transportasi di wilayah Jabodetabek masih luas. Pihaknya mencatat total pengguna KRL baru mencapai 15 persen dari tujuh juta masyarakat yang bermobilisasi di Jabodetabek.
“Saat ini penumpang kami 1,1 juta. Kalau kita lihat data statistik 7,3 juta penumpang yang bermobilisasi di wilayah Jabodetabek ini,” kata Direktur Utama KCI Mochamad Purnomosidi saat peluncuran kerja sama layanan pembayaran dengan Bank Syariah Nasional (BSN).
"Jadi sebenarnya masih cukup besar pangsa pasar kita. Karena dari 1,1 juta itu hanya 15 persen dari jumlah mobilitas masyarakat yang ada di sekitar Jabodetabek ini. Mari kita ciptakan ekosistem pembayaran yang terintegrasi yang aman, nyaman dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Purnomosidi di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Maret 2025.
Purnomosidi menjelaskan KCI adalah penerbit uang elektronik dengan sistem resmi yang sudah terintegrasi. Integrasi layanan ini diharapkan mampu memudahkan pengguna komuter dalam melakukan transaksi harian di berbagai stasiun.
Pihak manajemen PT KCI berharap kerja sama ini memperkuat dominasi Kartu Multi-Trip (KMT) saat ini. Dukungan infrastruktur dari pihak perbankan dianggap sangat penting guna mendukung pertumbuhan target pengguna transportasi tersebut.
“Setahu saya ini merupakan ekosistem yang cukup besar ya. Saya tadi Pak Purnomo cerita sama saya, ‘Pak pengguna kereta api komuter Indonesia itu berapa?’, saat ini sudah satu juta seratus ribu, sehingga ini suatu potensi besar,” ujar Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noer.
Alex menanggapi positif terkait besarnya ekosistem transportasi yang sedang dibangun. Dia menilai kerja sama ini memberikan nilai tambah bagi pengguna kereta api di wilayah Indonesia.
Pihak perbankan siap memberikan fasilitas keuangan serta kemudahan kepada seluruh karyawan PT KCI nantinya. Langkah strategis ini adalah bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan operasional PT KCI.
Transformasi digital dilakukan melalui pemanfaatan aplikasi Bale Syariah agar akses pengisian saldo menjadi lebih cepat. Nasabah perbankan yang merupakan pengguna jasa transportasi memiliki kemudahan untuk bertransaksi di mana saja.
Sinergi tersebut dipastikan memperkuat loyalitas nasabah serta para pengguna KMT di wilayah Jakarta yang padat. Langkah ini juga menjadi pembuktian kesiapan perbankan dalam menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat yang menuntut efisiensi.