Satgas Saber Awasi Harga Pangan Batam
- 10 Mar 2026 22:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah memperkuat pengawasan harga dan pasokan pangan menjelang Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah. Pemantauan dilakukan di Pasar Summerland Batam, Kepulauan Riau.
Pengawasan dilakukan Badan Pangan Nasional bersama Kementerian Perdagangan. Pemerintah ingin memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan.
Pemantauan lapangan dilakukan melalui Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan. Satgas turun langsung ke pasar, Senin 9 Maret 2026.
Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional Nita Yulianis mengatakan pemantauan harga terus dilakukan. Langkah ini untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.
“Sesuai arahan Kepala Badan Pangan Nasional, pemantauan harga dilakukan agar mengikuti Harga Acuan Penjualan dan Harga Eceran Tertinggi (HET). Ini untun menjaga stabilitas harga," ucapnya.
Ia menjelaskan pemerintah membentuk Satgas Saber Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan. Satgas ini melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.
Satgas dibentuk melalui Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026. Pengawasan dilakukan terhadap berbagai komoditas strategis.
Komoditas tersebut antara lain beras, jagung, kedelai, dan daging sapi. Pengawasan juga mencakup daging ayam, telur ayam, serta berbagai jenis cabai.
Selain itu, pemerintah juga mengawasi komoditas minyak goreng dan gula konsumsi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan.
Nita mengatakan pemerintah juga memperkuat berbagai langkah stabilisasi pasar. Intervensi dilakukan untuk menjaga pasokan dan keterjangkauan harga.
“Intervensi pasar diperkuat melalui penyaluran beras SPHP. Kemudian, Gerakan Pangan Murah, dan fasilitasi distribusi pangan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, harga pangan relatif stabil. Beberapa komoditas bahkan dijual di bawah harga acuan pemerintah.
“Hasil pemantauan menunjukkan harga beberapa komoditas stabil. Bahkan ada yang dijual di bawah HET dan HAP,” ucapnya.
Berdasarkan pengecekan lapangan, harga cabai rawit merah sekitar Rp80.000 per kilogram. Cabai merah keriting dijual sekitar Rp40.000 per kilogram.
Harga bawang merah tercatat Rp32.000 per kilogram. Sementara bawang putih sekitar Rp28.000 per kilogram.
Minyak goreng Minyakita dijual Rp31.000 untuk dua liter. Beras SPHP dijual Rp62.000 untuk kemasan lima kilogram.
Harga telur ayam ras sekitar Rp57.000 per papan. Angka tersebut setara sekitar Rp30.600 per kilogram.
Roro juga mengapresiasi pengelolaan Pasar Summerland Batam. Pasar tersebut dinilai telah memenuhi standar nasional.
Pasar ini memperoleh sertifikat Standar Nasional Indonesia sejak 2024. Sistem pembayaran digital melalui QRIS juga telah diterapkan.
Meski demikian, pembayaran tunai tetap tersedia bagi masyarakat. Pemerintah berharap pasar modern tetap ramah bagi semua pembeli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....