Whoosh Andalkan Sistem Keselamatan Canggih Terintegrasi untuk Angkutan Lebaran
- 04 Mar 2026 16:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta- Jelang momen Angkutan Lebaran 1447 H, KCIC memastikan operasional Kereta Cepat Whoosh tetap berjalan aman dan terkendali. Hal itu melalui sistem keselamatan berlapis yang terintegrasi antara sarana, prasarana, dan pusat kendali operasi yang bekerja secara real time selama 24 jam.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa kesiapan Angkutan Lebaran tidak hanya difokuskan pada layanan penumpang. Tetapi juga pada keandalan sistem pengawasan dan pengendalian operasional.
"Whoosh dirancang dengan sistem keselamatan berlapis yang terintegrasi antara kereta, jalur, dan pusat kendali," ujar Eva Dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu 4 Maret 2026.
Pada periode Angkutan Lebaran, seluruh sistem yang sudah berfungsi baik sejak awal pengoperasian. Penerapan ini dipastikan bekerja optimal dengan pengawasan intensif selama 24 jam penuh.
Dari sisi pengawasan prasarana, Whoosh didukung oleh 1.846 unit CCTV yang terpasang di sepanjang jalur utama, terowongan, stasiun, depo, gardu traksi, hingga di dalam rangkaian kereta. Seluruh perangkat tersebut terhubung langsung ke Operation Control Center sehingga memungkinkan pemantauan visual secara real time terhadap kondisi operasional dan lingkungan sekitar jalur.
Whoosh dilengkapi sistem early warning berbasis sensor dengan 17 sensor kecepatan angin, 8 sensor curah hujan. 6 sensor deteksi benda asing, serta 7 perangkat Earthquake Early Warning Monitoring System.
Sistem ini bekerja real time dan terintegrasi dengan pusat kendali untuk mendukung pengambilan keputusan operasional secara cepat dan presisi dalam berbagai kondisi. Melalui Railway Disaster Monitoring System, parameter curah hujan dan kecepatan angin dipantau secara kontinu dengan ambang batas yang memicu pembatasan kecepatan hingga penghentian perjalanan.
Sistem EEWMS mampu mendeteksi gempa bumi dan secara otomatis mengaktifkan sistem pengereman darurat serta sinyal merah pada sistem persinyalan kereta. Operasional Whoosh dikendalikan melalui sistem terintegrasi yang mencakup CTCS-3/GSMR, Centralized Traffic Control, Transportation Dispatching Management System, SCADA, serta sistem interlocking.
KCIC secara rutin menjalankan Comprehensive Inspection Train untuk pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur dan infrastruktur pendukung sebelum operasional harian dimulai. "Dengan sistem keselamatan berlapis, dukungan sensor terintegrasi, dan pengendalian operasional 24 jam, Whoosh siap melayani masyarakat dengan aman, andal, dan terkendali," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....