Hari Keterampilan Pemuda, Pekerja Muda KAI Induk Capai 73 Persen

  • 16 Jul 2026 00:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI Induk menghubungkan peringatan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia dengan pencapaian dominasi pekerja muda sebanyak 73 persen.
  • Perusahaan mengoptimalkan layanan digital melalui Face Recognition Boarding Gate untuk menekan pemakaian kertas tiket di stasiun.
  • KAI Group sukses mencatatkan pertumbuhan pelayanan angkutan penumpang hingga mencapai ratusan juta pelanggan pada semester pertama.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kereta Api Indonesia (KAI) Induk menyoroti dominasi 73 persen pekerja muda pada peringatan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia. Sebanyak 20.446 pegawai muda tersebut mengisi struktur kepegawaian dari total keseluruhan 28.003 orang pekerja.

Pihak manajemen mencatat sebanyak 6.684 pegawai berada pada kelompok usia 18 hingga 30 tahun. Sementara itu, sisa pegawai muda sebanyak 13.762 orang mengisi rentang usia 31 hingga 40 tahun.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan hal tersebut dalam laporan resmi pada Rabu, 15 Juli 2026. Sebanyak 26.432 pekerja dengan jenis kelamin laki-laki kini aktif bekerja mendominasi seluruh unit kerja.

“Perkeretaapian merupakan sistem yang menghubungkan manusia, teknologi, sarana, prasarana, dan pelayanan dalam satu rangkaian kerja. Karena itu, setiap pekerja perlu terus mengembangkan kompetensi, tetap adaptif, dan mampu berkolaborasi dengan tetap mengutamakan disiplin keselamatan,” ujar Bobby.

Ia menerangkan bahwa perpaduan antargenerasi menjadi kekuatan utama perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasional perkeretaapian. Sebanyak 4.736 pegawai berada pada kelompok usia 41 hingga 50 tahun dalam struktur kepegawaian.

“Pengetahuan mengenai keselamatan, operasional, dan pelayanan perlu diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada saat yang sama, perusahaan memberikan ruang bagi gagasan baru agar dapat dikembangkan secara terukur dan menghasilkan manfaat bagi layanan maupun masyarakat,” kata Bobby.

Teknologi Face Recognition Boarding Gate telah melayani sebanyak 5.555.034 pelanggan kereta api jarak jauh. Inovasi digital tersebut menghemat penggunaan sebanyak 13.888 rol kertas tiket selama semester pertama tahun ini.

Perusahaan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada 92 lokasi stasiun dengan kapasitas besar. Penerapan bahan bakar biodiesel B50 juga mulai berjalan secara bertahap sejak tanggal 1 Juli 2026.

Bobby menegaskan komitmen pelestarian lingkungan tersebut demi menjaga keseimbangan kinerja bisnis seluruh lini korporasi. Program keberlanjutan ini selaras dengan ajang olahraga tahunan karyawan yang sedang berlangsung di Yogyakarta.

“Transformasi KAI diarahkan pada keseimbangan 3P: profit, people, dan planet. Perusahaan harus mampu menjaga kinerja, memberi manfaat bagi masyarakat, dan berperan aktif dalam merawat bumi. Prinsip ini menjadi bagian dari cara KAI menjalankan bisnis dan operasional secara berkelanjutan,” ujar Bobby.

Sementara itu, VP Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan keterangan tambahan mengenai pencapaian operasional. Perusahaan jasa transportasi tersebut sukses melayani sebanyak 258.993.359 pelanggan sepanjang semester pertama tahun ini.

“Setiap pekerja membawa keterampilan dan tanggung jawab yang berbeda, kemudian menghubungkannya dalam satu sistem pelayanan. Melalui pengembangan kompetensi dan ruang kolaborasi, KAI menyiapkan insan yang mampu menjaga keselamatan, menghadirkan inovasi, memberi manfaat bagi masyarakat, serta membawa perkeretaapian Indonesia menjawab kebutuhan masa depan,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....