Harga BBM Non-Subsidi Ramadan 2026 Naik, DPR: Terkesan Sembunyi-Sembunyi
- 03 Mar 2026 12:06 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi VI DPR RI menduga, ada hal yang disembunyikan Pertamina (Persero) dalam menaikan harga BBM non-subsidi Maret 2026. Kenaikan signifikan harga BBM non-subsidi momen Ramadan 2026 ini, tidak pernah disampaikan Pertamina dalam rapat DPR.
“Jika memang sudah dirancang, kenapa tidak jujur dari awal, kalau memang karena situasi global, kenapa responsnya seperti terburu-buru. Ini terkesan sembunyi-sembunyi dan sudah direncanakan, bukan karena perang,” kata anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.
Politikus PDIP ini menegaskan, Parlemen akan segera meminta penjelasan Pertamina terkait dasar perhitungan kenaikan BBM non-subsidi. Sekaligus, mempertanyakan masalah pengambilan keputusan hingga langkah mitigasi untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Jangan jadikan rakyat sebagai 'shock absorber' setiap kali ada tekanan fiskal atau tekanan global. Rakyat ini bukan bantalan kebijakan,” ucapnya.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga produk BBM non-subsidi mulai 1 Maret 2026. Kenaikan tersebut disebut mengikuti harga minyak dunia yang tengah berfluktuasi.
Di SPBU Pertamina, harga Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp12.350 per liter dari sebelumnya Rp11.800 per liter. Pertamax Green (RON 95) juga mengalami kenaikan menjadi Rp12.900.
Sementara, Pertamax Turbo (RON 98) kini jadi Rp13.100 per liter. Jenis solar nonsubsidi, harga Dexlite meningkat menjadi Rp14.200 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter.
Lalu Pertamina Dex juga naik harga. Yakni, menjadi Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....