BBM Non-Subsidi Naik, Komisi VI DPR Khawatir Harga Bahan Pokok Makin Meroket
- 03 Mar 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengkhawatirkan, harga bahan pokok akan semakin meroket pascakenaikan harga BBM non-subsidi. Karena, jauh sebelum harga BBM non-subsidi naik pada awal Maret 2026, harga komoditas bahan pokok sudah naik.
Menurutnya, dengan kenaikan harga BBM non-subsidi, berpotensi terjadinya efek berantai terhadap ongkos distribusi. Hal ini, berdampak mendorong kenaikan harga bahan pokok lainnya.
“Sekarang BBM ikut naik, tidak bisa membayangkan efek berantainya yang harus ditanggung rakyat. Begitu BBM naik, ongkos distribusi naik, harga bahan pokok ikut terdorong,” kata politikus PDIP ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.
Bahkan, lanjut dia, sejumlah komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan harga sebelum BBM naik. Di antaranya, cabai, beras, dan minyak goreng yang harganya telah meningkat.
"Apa alasan kenaikan harga BBM yang dikaitkan dengan memanasnya konflik di Timur Tengah. Kebijakan penyesuaian harga tidak mungkin diambil secara mendadak tanpa perencanaan sebelumnya," ujarnya.
Ia mengatakan, rencana kenaikan harga BBM pada momentum Ramadan 2026 belum pernah disampaikan dalam rapat DPR. Tepatnya, dari Pertamina dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI.
“Jika memang sudah dirancang, kenapa tidak jujur dari awal, kalau memang karena situasi global, kenapa responsnya seperti terburu-buru. Ini terkesan sembunyi-sembunyi dan sudah direncanakan, bukan karena perang,” ujarnya.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga produk BBM non-subsidi mulai 1 Maret 2026. Kenaikan tersebut disebut mengikuti harga minyak dunia yang tengah berfluktuasi.
Di SPBU Pertamina, harga Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp12.350 per liter dari sebelumnya Rp11.800 per liter. Pertamax Green (RON 95) juga mengalami kenaikan menjadi Rp12.900.
Sementara, Pertamax Turbo (RON 98) kini jadi Rp13.100 per liter. Jenis solar nonsubsidi, harga Dexlite meningkat menjadi Rp14.200 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter.
Lalu Pertamina Dex juga naik harga menjadi Rp14.500 per liter. Di mana harga sebelumnya Rp13.500 per liter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....