Eksplorasi Tambang Bawah Tanah Kucing Liar, Perkuat Kontribusi Indones

  • 18 Feb 2026 13:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, JAKARTA – PT Freeport Indonesia Anggota Grup MIND ID akan semakin mampu memberi kontribusi yang lebih besar bagi Indonesia. Temuan proyek tambang bawah tanah Kucing Liar terbaru akan memperkuat kpasaias roduksi.

Tentu ini berdampak positif bagi pendapatan perusahaan serta kontribusinya bagi Negara. Adapun, tambang ini diproyeksikan mampu menghasilkan rata-rata 750 juta pon tembaga dan 735 ribu ons emas per tahun.

Ini meningkat lebih dari 35 persen dari estimasi awal. Dalam laporan terbaru Freeport-McMoRan (FCX), Proyek Kucing Liar yang mulai dikembangkan pada 2022 berpeluang meningkatkan kapasitas produksi dari 90.000 ton menjadi 130.000 ton bijih per hari.

Dengan demikian, cadangan mineral PTFI yang merupakan Anggota Grup MIND ID ini akan meningkat sebanyak 20 persen. Dengan total cadangan mencapai 8 miliar pon tembaga dan 8 juta ons emas dengan umur tambang hingga 2041.

Ketua Indonesia Mining Institute (IMI), Irwandi Arif, menilai pertumbuhan cadangan mineral ini sebagai sinyal kuat. Terutama bagi masa depan industri tambang di Papua.

“Jika cadangan tembaga bertambah, otomatis cadangan emas dan perak juga ikut meningkat. Cadangan adalah nyawa bagi suatu tambang, dan peluang pengembangannya semakin menjanjikan,” ujar Irwandi.

Laporan FCX juga menyebutkan bahwa PTFI memerlukan tambahan investasi sekitar USD0,5 miliar. Ini meningkat 10 persen dari rencana awal, guna mengakselerasi pengembangan tambang bawah tanah ini.

Proyek Kucing Liar diproyeksikan menjadi tambang keempat yang dioperasikan PTFI di kawasan Grasberg. Setelah Grasberg Block Cave, Deep Mill Level Zone (DMLZ), dan Big Gossan.

Kebutuhan belanja modal (capex) diperkirakan mencapai USD500 juta per tahun selama periode pembangunan tujuh hingga delapan tahun ke depan. Selain memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan Grup MIND ID, proyek strategis ini juga membawa manfaat ekonomi besar bagi Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....