KCI Luncurkan Platform Iklan Digital, Target Penerimaan Rp200 Miliar

  • 15 Feb 2026 00:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) resmi meluncurkan layanan periklanan digital guna mengoptimalkan pendapatan perusahaan dari bisnis non-tiket. Peluncuran sistem komersial bernama C-Advertising tersebut berlangsung di Stasiun Sudirman Baru pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Manajemen perusahaan pengelola transportasi publik ini menetapkan target finansial tahunan dari lini periklanan sebesar Rp200 miliar. Pendapatan dari kanal komersial tersebut nantinya akan dialokasikan untuk meminimalkan beban belanja subsidi negara.

"Ini adalah salah satu yang kita pergunakan untuk mengurangi, salah satunya adalah untuk mengurangi subsidi. Karena nanti dari semua itu akan menjadi pengurang subsidi buat negara. Selama ini biayanya kan ditanggung semua negara, ditanggung oleh negara ya, selisih biayanya," kata Direktur Utama PT KCI Muhammad Purnomosidi usai kegiatan peluncuran tersebut.

Purnomosidi mengungkapkan pengelolaan dana iklan dapat memangkas besaran angka kewajiban pelayanan publik atau 'Public Service Obligation' (PSO). Target efisiensi fiskal negara tersebut diyakini sanggup dipenuhi secara bertahap melalui kenaikan partisipasi pemasangan poster konten video.

Vice President Commercial PT KCI Hilmi Ridwan memberikan paparan teknis mengenai peluncuran inovasi strategis dari platform iklan ini. Peluncuran situs web tersebut mencakup pengelolaan ruang promosi pada unit gerbong maupun di kawasan stasiun.

"Kami memperkenalkan juga website C-Advertising untuk menjangkau lebih banyak calon mitra kami, pengguna mitra kami yang akan melakukan periklanan di KRL maupun di stasiun yang ada di wilayah kerja KCI," ucap Hilmi Ridwan.

Situs web ini didesain khusus guna memfasilitasi kebutuhan seluruh mitra agar jangkauan pasar mereka menjadi jauh lebih luas. Proses pengajuan kerja sama untuk para pemasar kini dilakukan seutuhnya melalui layanan kanal digital yang serba tertib.

Sistem pemesanan ruang iklan melalui situs web tersebut diyakini mampu meningkatkan transparansi operasional dengan berbagai mitra bisnis. Digitalisasi proses transaksi iklan ini diharapkan mampu memperpendek durasi administrasi antara perusahaan dengan pihak pengiklan swasta nasional.

KCI juga mengejar peningkatan nilai estetika informasi layanan di dalam kabin melalui standardisasi format materi iklan baru. Peluncuran sistem periklanan ini juga menjadi bagian krusial dalam program besar pemanfaatan optimal setiap aset milik perusahaan.

Upaya modernisasi sistem niaga tersebut pada akhirnya akan memberikan dampak besar bagi keberlangsungan pelayanan KRL. Eksposur merek para mitra dipastikan bertumbuh signifikan lewat penempatan materi visual yang lebih tersebar pada fasilitas kereta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....